Polair Gagalkan Penyelundupan Barang Bekas dari Singapura

Sabtu, 02 April 2016 – 23:42 WIB
Ilustrasi pakaian bekas yang diselundupkan. Foto: Dok. JPNN

jpnn.com - DUMAI - Kapal Polair KP Kedidi 3015 berhasil mengagagalkan penyelundupan ratusan bal berisikan pakaian, sepatu dan celana bekas di perairan Siak, Riau, Selasa (29/3) malam.

Kapten Kapal Mabes Polair 3015 KP Kedidi Iptu Nicho Ericson menjelaskan, pakaian bekas itu diamankan dari KM Sinar Abadi. 

BACA JUGA: Akibat Ulahnya, Pak Tua Jalani Sisa Hidupnya di Penjara

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan bahwa ada modus operandi baru dalam pengiriman balpres dari Singapura. Pelaku melakukan penyeludupan melalui antar pulau.

“Dari Singapura balpres tersebut diduga dibawa ke Tanjungpinang. Dari sana kemudian dibawa menggunakan kapal ke pulau-pulau lain termasuk Dumai dan Pekanbaru,” terangnya.

BACA JUGA: Membara! 30 Unit Rumah Ludes Sekejab Dilalap si Jago Merah

Begitu mendapat informasi, Kapal Patroli Mabes Polri melakukan penyelidikan di lapangan. Dengan membagi dua tim, mereka berjaga-jaga di perairan Pakning dan di muara Sungai Siak.

Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas menemukan kapal yang sesuai informasi masyarakat tersebut. Kapal lalu didatangi dan dilakukan pemeriksaan.

BACA JUGA: Apes, Niat Mau Beli Apartemen Malah Kena Tipu, Rp 350 Juta Raib

“Kita lakukan pemeriksaan terhadap nakhoda, anak buah kapal dan muatan. Di bagian atas ditemukan tiga  mobil dan sepeda motor dengan nomor polisi asal Kepulauan Riau. Lantaran ada mobil, motor dan galon air, kita sulit melakukan pemeriksaan di bagian palka kapal,” kata Iptu Nicho.

Tidak kehabisan akal, petugas kemudian masuk melalui kamar mesin. Di sana ada celah yang bisa dibuka yang langsung tembus ke palka. Di sana ditemukan karung yang dibungkus rapi dengan menggunakan plastik hitam.

“Lalu kita periksa, buka dengan menggunakan pisau. Alhasil, ditemukan barang-barang bekas di dalamnya. Kapal lalu dikawal ke Dumai karena jarak dari tempat kejadian perkara lebih dekat. Lagipula kita sudah berkoordinasi dengan BC dan Sat Polair Polres Dumai,” terangnya.

Selanjutnya, Kamis (31/3) muatan kapal tersebut dibongkar dengan disaksikan oleh perwakilan BC dan Sat Polait Polres Dumai. Ditemukan sekitar 500 balpres berisikan barang bekas. 

“10 orang yang berada di atas kapal yakni enam ABK, dua siswa SMA Pelayaran yang sedang magang dan dua penunpang. Mereka dibawa ke Polair Polres Dumai untuk dimintai keterangan,” tambahnya.

Kasat Polair Polres Dumai AKP Yudhi Franata SIK membenarkan mereka menerima pelimpahan barang bekas diduga asal luar negeri. 

“Untuk mencegah hal serupa terjadi di perairan Dumai, kita selalu melakukan patroli di laut. Tidak pernah ada celah kita kasih untuk para penyeludup beraksi. Kita juga selalu berkoordinasi dengan pihak  terkait,” ujarnya.(MXU/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Dinafkahi, Ibu Muda Penjarakan Suami


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler