Petugas keamanan antiteror bersenjata akan dikerahkan untuk melakukan patroli di beberapa bandara Australia selama musim Natal dan Tahun Baru.

Bandara yang akan segera ditempati oleh pasukan anti teror ini adalah Bandara Brisbane di Queensland dan Bandara Canberra.

BACA JUGA: Penganiaya Wanita Hamil Berjilbab di Sydney Terancam Dihukum Berat

Natal dan Tahun Baru yang bersamaan dengan musim panas di Australia adalah masa libur sekolah sehingga banyak yang bepergian.

Setelah kedua bandara tersebut, tujuh bandara lain akan juga dijaga oleh pasukan anti teror dalam 18 bulan mendatang.

BACA JUGA: Pernyataan Menhan Prabowo Usai Pertemuan 2+2 dengan Australia

Akan ada 135 pegtugas anti teror yang dipersenjatai dengan MK18 dan sudah mendapat pelatihan khusus untuk mendeteksi ancaman dan perilaku yang mengancam.

Mereka juga akan ditemani oleh anjing yang bisa mendeteksi adanya bom.

BACA JUGA: TV Israel Siarkan Video Perlakuan Kejam Terhadap Ternak Di Australia Barat

"Para petugas yang terlatih ini mengejar insiden yang berbahaya, bukan lari dari kemungkinan kejadian." kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison hari Jumat seperti yang dilaporkan kantor berita Australia AAP.

PM Scott Morrison didampingi Menteri Dalam Negeri Peter Dutton menyampaikan hari tersebut di Bandara Canberra hari Jumat (6/12/2019).

"Penting sekali mereka memiliki sumber daya yang diperlukan untuk membantu mereka melakukan tugas dan melindungi komunitas."

Menteri Dalam Negeri Peter Dutton mengatakan bahwa beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini di dunia menjadi pengingat bahwa ancaman teror tidaklah berkurang.

"Kita tahu bahwa entah dengan alasan apapun, teroris selalu melihat kemungkinan bandara sebagai sasaran serangan.' katanya kepada wartawan.

"Saya ingin bahwa semua mereka yang melakukan perjalanan selama Masa Natal lewat berbagai bandara akan merasa tenang karena hadirnya para petugas tersebut."

Dana untuk tambahan pengamanan tersebut sudah dianggarkan dalam APBN Australia yang disampaikan bulan Mei lalu.

Petugas anti teror ini nantinya akan ditempatkan di seluruh bandara di ibukota negara bagian, kecuali di Hobart (Tasmania) dan juga di Cairns dan Gold Coast keduanya di negara bagian Queensland.

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Remaja Australia Koma Karena Kecelakaan Motor Setelah Dibegal di Bali

Berita Terkait