Polisi Belum Pastikan Bocah Meninggal Akibat Aksi Emon

Senin, 05 Mei 2014 – 22:15 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Seorang bocah berinisal US (11) yang diduga menjadi korban sodomi Andri Sobari alias Emon (24), di Sukabumi, Jawa Barat, diketahui sudah meninggal dunia. Hanya saja, kepolisian belum bisa memastikan bahwa US memang korban perbuatan bejat Emon.

"Korban  meninggal dunia itu belum bisa dipastikan apakah meninggalnya karena disodomi atau bukan," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Agus Rianto, Senin (5/5) di Mabes Polri.

BACA JUGA: Dihajar Kakak Kelas, Siswa SD Alami Pendaharan Otak

Korban Us diketahui meninggal dunia sejak Februari 2014 lalu. Sebelumnya US diduga disodomi di kawasan bekas pemandian air panas Santa di Kecamatan Citamiang, Sukabumi, Jabar.

Menurut Agus, korban memang sudah meninggal sejak Februari 2014. Namun, kata dia, polisi baru mendapatkan informasi soal kematian korban itu baru-baru ini.

BACA JUGA: Tersangka Sodomi Puluhan Bocah Jalani Uji Kejiwaan

Agus menambahkan, untuk membuktikan bahwa benar korban meninggal karena sodomi atau sebab lain dibutuhkan analisa forensik. "Jadi kita perlu bukti forensiknya kan," tuntasnya.

Emon (24) ditangkap tanpa perlawanan pada Jumat (2/5) lalu. Pengungkapan ini berawal dari laporan orang tua korban. Untuk menjerat korbannya, Emon mengiming-imingi dengan sejumlah uang. (boy/jpnn)

BACA JUGA: Periksa Kejiwaan Pengasuh Tersangka Pembunuh Balita

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Korban Sodomi Emon Terus Bertambah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler