Polisi Mumbai Tangkap Pengendara Motor, Ada yang Lucu

Rabu, 18 Agustus 2021 – 18:39 WIB
Pengendara motor yang diringkus polisi setempat. Foto: Cartoq

jpnn.com, NEW DELHI - Polisi Mumbai India mengamankan pengendara motor KTM yang dianggap melakukan aksi berbahaya di jalan umum.

Hal itu diketahui setelah warga setempat mengabadikan momen itu melalui video pendek dan diunggah di media sosial Twitter.

BACA JUGA: Cerita Tukang Cukur yang Memiliki Ratusan Unit Mobil Mewah, Oh Ternyata...

Video itu pun sontak viral.

Melihat kejadian itu, polisi setempat langsung bergerak untuk mengamankan pengendara motor tersebut.

BACA JUGA: Versi Modifikasi Confero S dan Cortez CT Tampil Menawan di IIMS 2021

Polisi menyebut motor itu sudah dilakukan modifikasi pada tunggangannya.

Lucunya, perubahan motor itu tidak hanya dibeberapa bagian saja, tetapi bodi KTM itu menjadi pusat perhatian. Pasalnya, bodi motor dilabur warna pink dengan gambar Barbie.

BACA JUGA: Hari Konstitusi dan HUT MPR Digelar Bersamaan, Bamsoet: Kasus Covid-19 Masih Tinggi 

Polisi yang membagikan ulang video pendek di Twitter untuk kepentingan edukasi menggunakan istilah 'Barbie Girl'.

"Perhatian Barbie Girl, ini adalah dunia nyata. Hidup bukanlah seaman plastik yang fantastis!" tulis Departemen Kepolisian seperti dikutip dari Cartoq, Rabu (18/8).

Pada video itu terlihat, kedua laki-laki tersebut tidak memakai helm. Wajahnya diburamkan untuk melindungi identitasnya.

Polisi mengatakan, dalam kejadian itu laki-laki yang dibonceng berpura-pura menusuk pengendara dan melompatnya dari motor yang melaju.

Kemudian pengendara itu berpura-pura terjatuh dan bahkan hampir menabrak pejalan kaki.

Akibat melakukan hal itu pelaku dikenai pasal berlapis.

Selain tidak memakai helm, mereka juga dianggap menyalahi aturan berkendara yang bisa mencelakai orang lain.

Selain itu, mereka juga dikenai sanksi aturan modifikasi pada kendaraan. Sebab, pemerintah India sudah mengeluarkan peraturan larangan kendaraan yang dimodifikasi.

Kendaraan modifikasi yang diperbolehkan untuk melintas di jalan hanya tertentu seperti pertanian hingga sirkuit resmi. (ddy/jpnn)


Redaktur : Adek
Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler