Polisi-TNI Kawal Ketat Distribusi Bahan Pokok Antisipasi Penjarahan

Senin, 13 April 2020 – 15:04 WIB
Satlantas Polresta Tangerang melakukan simulasi pengawalan distribusi sembako mengunakan truk bersama anggota TNI sebagai antisipasi penjarahan dan sabotase. Foto: Antara/Adityawarman

jpnn.com, TANGERANG - Polresta Tangerang melakukan simulasi pengawalan terhadap distribusi sembako dan bahan kebutuhan pokok lainnya sebagai antisipasi penjarahan oleh pihak tertentu terkait pandemi virus Corona (COVID-19).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pengawalan dilakukan mulai dari jalan tol hingga ke lokasi distribusi.

BACA JUGA: Kendaraan Sembako-BBM Dikawal Ketat Petugas Bersenjata Api

"Untuk itu kami melakukan simulasi pengawalan sejumlah armada truk membawa sembako untuk menghindari bila terjadi sabotase maupun penjarahan," ucap Ade dilansir Antara, Minggu (12/4).

Ade mengatakan, pengawalan tersebut bersama aparat TNI dan sebagai upaya untuk pengamanan bagi pendistribusian bahan pokok menggunakan truk.

BACA JUGA: 1.000 Paket Sembako Disalurkan Bagi Warga Terdampak Corona, Semoga Tepat Sasaran

Upaya tersebut sebagai persiapan bila pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait pencegahan dan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang resmi berlaku.

Hal itu karena Pemkab Tangerang sudah mengajukan PSBB ke pemerintah pusat, tapi belum mendapatkan persetujuan dari Kemenkes.

BACA JUGA: Jokowi: Ini Sudah Sangat Mendesak, Salurkan Semua ke Rakyat

Menurut dia, anggota Polri dan TNI telah siaga pada areal distribusi dan memastikan dalam situasi aman dari upaya terburuk pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut, katanya, diharapkan warga merasa tenang akibat ketersediaan bahan pokok mencukupi selama berada di rumah dan dengan mudah dibeli di pasar tradisional.

Mantan Kapolres Pontianak, Kalbar, itu menambahkan warga supaya tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak dan penting.

Demikian pula jika diharuskan untuk ke luar rumah, maka pakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun mengunakan air mengalir dan menjaga jarak termasuk di angkutan umum.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan telah menyampaikan surat permohonan PSBB ke Menkes dan menunggu jawaban.

"Bila tidak ada halangan pada Jumat (17/4) PSBB dapat diterapkan," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler