Politikus Demokrat Mendengar Suara Teriakan dari Luar Rumah, Situasi Menjadi Panik

Minggu, 03 Mei 2020 – 13:55 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di rumah milik politikus Demokrat yang terbakar, Minggu (3/5). Foto: ANTARA/HO-Herlina

jpnn.com, SURABAYA - Bangunan rumah milik Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto terbakar, Minggu (3/5).

Rumah yang terletak di Semampir Selatan IV, Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya tersebut digunakan sebagai gudang penyimpanan sembako untuk warga terdampak COVID-19 dan alat peraga kampanye (APK).

BACA JUGA: Mencekam! Detik-detik Pabrik Boneka dan Pakaian di Cianjur Terbakar

"Terbakar tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB," kata Herlina.

Kebakaran tersebut berawal saat Herlina dan suaminya mendengar suara teriakan kebakaran dari para tetangga usai makan sahur. Mendapati hal itu, Herlina dan suaminya keluar rumah dan ternyata rumah kosong miliknya yang selama ini dijadikan gudang dan penyimpanan APK terbakar. Situasi berubah menjadi kepanikan.

BACA JUGA: Gereja Christ Cathedral Serpong Terbakar

Rumah kosong yang terbakar itu letaknya tidak jauh dengan rumah yang selama ini digunakan politikus Partai Demokrat sebagai tempat tinggal.

Mendapati hal itu, Herlina menghubungi layanan darurat Command Center 112. Beberapa menit kemudian sejumlah mobil pemadam kebakaran (PMK) tiba dilokasi untuk memadamkan api.

BACA JUGA: Tiba-tiba Masker Menutupi Mata Pengemudi Mobil, Begini Jadinya

"Alhamdulillah, banyak warga yang bantu. Sampai sekarang warga bergantian datang membantu mengangkuti barang," katanya.

Akibat dari kebakaran tersebut sejumlah kaos berlogo partai, atribut partai serta motor CBR hangus terbakar. Sedangkan satu unit mobil Daihatsu Terios yang diparkir di rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian belakang.

"Untuk sembako sekitar dua setengah ton yang mau dibagi aman, tidak ikut terbakar, hanya basah saja terkena air pemadam," ujarnya.

Herlina menduga terbakarnya rumah tersebut akibat hubungan arus pendek listrik. Hal ini dikarenakan tidak ada elpiji maupun alat elektronik di rumah tersebut.

Saat ditanya apakah ada yang sengaja membakar gudang penyimpanan sembako dan APK itu, Herlina mengatakan tidak ada.

"Saya bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya. (antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler