Politikus Golkar Usulkan Calon Menteri Dites Narkoba

Sabtu, 25 Oktober 2014 – 20:33 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Politikus Partai Golkar Muhammad Misbakhun mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melibatkan PPATK dan KPK dalam seleksi calon menteri. Namun, menurut Misbakhun, Jokowi harusnya melibatkan juga Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam proses tersebut.

Anggota DPR RI ini mengatakan, narkoba sama seperti korupsi yang menjadi penyakit masyarakat dan sangat berbahaya. Karena itu, Jokowi perlu juga memastikan para pembantunya bersih dari barang haram tersebut.

BACA JUGA: Mensesneg dan Kepala Bappenas Sudah Aktif Duluan

"Saya usulkan menteri-menteri ini harus dites narkoba. Ini serius‎," ujar Misbakhun dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (25/10).

Tes tersebut, tambahnya, akan menegaskan komitmen pemerintahan Jokowi terhadap pemberantasan narkoba. Pasalnya, pemerintah selama ini dinilai terlalu lembek kepada pengendar narkoba.

BACA JUGA: Perkuat Posisi Golkar dengan Aksi Nyata

"Jadi istana harus bersih dari narkoba. Jangan sampai seperti pemerintahan sebelumnya, narkoba terindikasi masuk istana," tegas mantan kader PKS ini.

Lebih lanjut Misbakhun mengatakan, tes narkoba terhadap calon menteri harus benar-benar ketat. Tidak cukup hanya tes urine saja, rambut juga harus dites.

BACA JUGA: Putri Presiden Gagal PNS, Panselnas: Komputer Tak Pandang Bulu

"Tes rambutnya biar setahun dapat rekam jejaknya. BNN punya alat itu. Bagaimana mungkin menteri bekerja dengan baik kalau terlibat narkoba?," pungkasnya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berharap Isi Kabinet Tak Hanya Jawa dan Sumatera


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler