Polri Berlakukan Sistem One Way Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2023, Siap-Siap

Minggu, 02 April 2023 – 13:27 WIB
Arus mudik dengan kendaraan pribadi dan umum. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polri telah menyiapkan strategi demi menjaga kelancaran saat puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah, yang diprediksi terjadi dari 19 - 21 April 2023.

Satu di antara upaya kepolisian menjaga kelancaran arus mudik ialah melalui sistem satu arah (one way).

BACA JUGA: Ini 3 Lokasi Pendaftaran Mudik Gratis 2023 Pemkot Medan

"Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem one way pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414 karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, di Jakarta.

Sandi menjelaskan Polri bersama Kementerian Perhubungan dan pemangku kepentingan terkait (pengelola jalan tol) telah menyurvei situasi arus lalu lintas saat mudik dan arus balik Lebaran 2023.

BACA JUGA: Mudik Lebaran Bisa Lewat Tol Cibitung-Cilincing

Polri bersama pemangku kepentingan terkait membagi arus balik terjadi dalam dua periode, yakni periode pertama tanggal 24 - 25 April 2023, dan, periode kedua dari tanggal 29 April sampai dengan 1 Mei 2023.

"Menghadapi arus balik nanti juga akan diberlakukan sistem one way, mulai dari KM 414 hingga KM 72," dia menerangkan.

BACA JUGA: 5 Tips Agar Mobil Hemat BBM Saat Perjalanan Mudik Lebaran, Silakan Baca Nomor 2

Jenderal bintang dua itu menuturkan pihak kepolisian sudah menentukan beberapa titik krusial yang berpotensi masalah saat terjadi lonjakan mudik Lebaran 2023, antara lain jalur tol Trans Jawa, jalur tol ke arah Jawa Tengah, di mana Tol Cipali menjadi titik krusial, baik arus mudik maupun arus balik.

Kemudian di rest area Sumatera dan Jawa. Dan untuk jalur Sumatera, menurut Sandi, ada di Indralaya-Palembang, sementara untuk rest area jalur Jawa berada di Tol Cipali.

"Sementara untuk di Pelabuhan Merak dari pengalaman tahun lalu, angkutan lebaran sempat terjadi kepadatan," ujar dia.

Selain di jalur tol Jawa dan Sumatera, kata Sandi, titik krusial lainnya yang menjadi perhatian Polri yakni jalur arteri di Jawa. Kemudian, jalur utama yang digunakan roda dua dan alternatif roda empat juga berpotensi terjadinya kepadatan. Hal tersebut bisa terjadi kecelakaan dan gangguan kamtibmas.

Di lokasi wisata juga pada saat Lebaran juga diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung.

"Bila terjadinya kemacetan, kami akan mengurai kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu-lintas yakni contraflow, oneway dan juga ganjil-genap," papar Sandi.

Peraih Adhi Makayasa 1995 itu menambahkan untuk kelancaran arus mudik dan arus balik pada Lebaran tahun ini, Polri menggelar Operasi Ketupat 2023, dengan mengerahkan sebanyak 148.211 personil Polri.

Pelibatan kekuatan tersebut, baik dari Mabes Polri sebanyak 1.240 personil, Polda 91.153 personil dan instansi terkait sebanyak 55.818 personil. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... One Way dan Contraflow Disetop, Lihat Penampakan Tol Jakarta-Cikampek Pagi Ini


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler