Polri Imbau Masyarakat Memanfaatkan Mudik Gratis

Selasa, 02 April 2024 – 13:46 WIB
Polri mengimbau masyarakat memanfaatkan mudik gratis yang disediakan pemerintah, BUMN dan sejumlah perusahaan swasta. Foto: Divisi Humas Polri.

jpnn.com - JAKARTA - Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. R. Slamet Santoso mengatakan jumlah pemudik pada lebaran tahun ini naik 55 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut jauh melebihi penambahan kapasitas jalan. Karena itu Brigjen Slamet mengimbau masyarakat memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan pemerintah, BUMN dan sejumlah perusahaan swasta.

BACA JUGA: Layanan Siaga Mudik Lebaran BRI Insurance Ada di Rest Area KM 57

"Dibanding tahun lalu, jumlah pemudik tahun ini naik sekitar 55 persen. Jumlah kendaraan juga meningkat drastis sementara kapasitas jalan tidak banyak bertambah," ujar Brigjen Slamet pada Dialog Publik 'Operasi Ketupat dan Strategi Pemerintah Hadapi Mudik Lebaran 2024' di Hotel Grand Kemang, Jaksel, Selasa (2/4) siang.

Menurut Brigjen Slamet, Polri mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas mudik gratis bertujuan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

BACA JUGA: Mudik Gratis Jasa Raharja, Ada Fasilitasi Khusus untuk Disabilitas

Sebelumnya Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam sambutan pembukaannya menyatakan tekad Polri mewujudkan mudik lebaran tahun ini penuh ceria dan bermakna.

"Polri berkolaborasi dengan stakeholders terkait jauh hari mempersiapkan diri dengan berbagai kegiatan untuk mewujudkan mudik yang ceria dan bermakna," ucapnya.

BACA JUGA: Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2024, Dirut Jasa Raharja Berpesan Begini

Sementara itu Kasubdit Pengendalian Operasional Direktorat Lalu Lintas Jalan Kemenhub Deny Kusdiana menyatakan hasil survei memperlihatkan 193 juta warga kemungkinan akan melakukan pergerakan pada masa mudik dan balik lebaran tahun ini.

"Puncaknya H-2 ada 26 juta kendaraan dan H+3 ada 40,99 juta kendaraan yang bergerak pada saat itu," kata Deny.

Karena itu, baik Brigjen Slamet maupun Deny Kusdiana menyampaikan sejumlah rekayasa lalu lintas, di antaranya larangan beroperasi bagi kendaraan barang mulai 5-16 April.

Polri juga mengerahkan 155 ribu personel untuk melancarkan arus mudik dan balik lebaran tahun ini, serta mengamankan tempat-tempat ibadah dan tempat wisata.

Mengenai daerah yang paling banyak dituju pemudik, Brigjen Slamet menyebut Jatim, disusul Jateng, dan DIY. Sementara asal pemudik paling banyak dari Jatim dan DKI.

Direktur Tehnik dan Operasi PT. Jasa Marga Toll Road Tri Wahyu Subekti mengakui besarnya kemungkinan arus pemudik menggunakan tol ke arah Jawa (Timur) maupun ke arah Merak (Barat).

Untuk itu Jasa Marga menyiapkan sejumlah jalan tol fungsional Sadang-Cipunegara, juga Solo-Yogya, dan penambahan lajur tol.

"Kami juga menambahkan fasilitas CCTV untuk memantau kendaraan di jalan-jalan arteri yang terhubung dengan tol," katanya.

Pengamat Transportasi Publik Djoko Setijowarmo menyambut positif persiapan yang dilakukan oleh Polri, Kemenhub dan Jasa Marga dalam menyambut lebaran tahun ini.

Dia setuju dengan imbauan Polri agar masyarakat memanfaatkan fasilitas mudik gratis.

Namun, di sisi lain dia berharap pemerintah juga menyiapkan kendaraan di daerah-daerah tujuan pemudik.

"Jangan sampai masyarakat kesulitan melanjutkan perjalanan di lokasi tujuan karena tidak ada kendaraan di sana," ucapnya.

Para pembicara dalam dialog publik kali ini juga berpesan kepada masyarakat yang akan mudik untuk betul-betul mempersiapkan kendaraan dan kesehatan, khusususnya para pengemudi.

Pemudik juga memamfaatkan akses informasi dari berbagai aplikasi yang disediakan Kemenhub, Polri dan Jasa Marga.

Dialog yang digelar Divisi Humas Polri ini dihadiri pejabat di lingkungan Divisi Humas Polri, Wakil dari Kementerian Kominfo, Kemenhub, mahasiswa dan para pejabat humas di Polda dan Polres se-Indonesia melalui jaringan online. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelar Verifikasi Data & Pengambilan Atribut Calon Pemudik, Jasa Raharja Berpesan Begini


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler