JPNN.com

PP Pemuda Muhammadiyah Latih Para Dai Muda untuk Menggerakkan Desa

Jumat, 21 Februari 2025 – 14:52 WIB
PP Pemuda Muhammadiyah Latih Para Dai Muda untuk Menggerakkan Desa - JPNN.com
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad. Foto dokumentasi PP Pemuda Muhammadiyah

jpnn.com, JAKARTA - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan menggelar pelatihan nasional Dai Muda Penggerak Desa.

Kegiatan bertajuk “Dai Muda Menggerakkan Desa untuk Kemakmuran Bersama” itu akan berlangsung pada 22-25 Februari 2025 di Komplek Kampus Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta. 

BACA JUGA: Ratusan Dai Muda Banten Sepakat Mendukung Ganjar-Mahfud

Acara ini bertujuan membekali para dai muda dengan keterampilan dakwah yang relevan dengan tantangan era digital serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan sosial di desa-desa.

"Acara ini menjawab tantangan bagi generasi muda Islam untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial, karena pelatihan ini dirancang untuk membekali mereka dengan wawasan keislaman yang luas serta keterampilan dalam membangun masyarakat mandiri dan berkarakter," tutur Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad dalam keterangannya, Jumat (21/2).

BACA JUGA: MMMI: Dai Muda Harus Lebih Agresif Tegakkan Kebenaran

Dia menambahkan, pelatihan ini juga sejalan dengan program kader penggerak desa yang dicanangkan dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024. Dengan membentuk dai muda yang berdaya, Pemuda Muhammadiyah berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, sosial, infrastruktur, tata kelola pemerintahan desa, dan pelestarian lingkungan hidup.

Dia mengungkapkan, kegiatan ini akan dihadiri oleh narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk pejabat pemerintah, tokoh agama, cendekiawan, pakar ekonomi, pakar ilmu komunikasi, dan tokoh politik.

BACA JUGA: Puluhan Dai Muda Dibekali Paham Kebangsaan

Sebut saja Prof. Dr. Haedar Nashir selaku Ketua Umum Muhammadiyah, Menteri Desa & PDT Transmigrasi Indonesia Yandri Susanto, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah  Arif Jamali Muis, dan banyak lagi. Mereka akan membahas berbagai aspek dakwah kontemporer dan peran dai dalam pembangunan desa.

Peserta pelatihan terdiri dari perwakilan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. 

Selain pelatihan nasional dai muda penggerak desa, akan ada launching buku '30 Hari Menjawab Tantangan Umat', serta “Pengajian AMM Sambut Ramadan”, yaitu kajian keislaman dalam menyambut bulan suci dengan semangat kebersamaan dan dakwah yang inklusif.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam menyiapkan kader-kader dai yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga cakap dalam menyusun dan menjalankan program pemberdayaan masyarakat desa," tutur Dzulfikar Ahmad.

Dai muda, kata Dzullfikar, memiliki peran strategis dalam membangun desa berbasis nilai-nilai Islam yang progresif. Mereka harus mampu mengintegrasikan ajaran agama dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam ranah ekonomi, sosial, dan budaya.

Dia berharap dengan adanya pelatihan ini, dai muda dapat menjadi penggerak perubahan yang mampu menghadirkan dakwah yang lebih kontekstual, inovatif, dan berdampak luas di masyarakat desa. (esy/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler