Presiden Jokowi Marah Besar terkait Teror di Sigi, Ada Pesan Khusus untuk Kapolri

Senin, 30 November 2020 – 17:45 WIB
Presiden Jokowi marah besar terkait teror di Sigi. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Jokowi bereaksi keras terkait teror di Sigi, Sulteng, yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Jokowi menilai kekerasan di Sigi sudah di luar batas kemanusiaan dan tidak beradab.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Bubarkan 10 Lembaga, Berikut Daftarnya

"Saya mengutuk keras tindakan-tindakan di luar batas kemanusiaan dan tidak beradab yang menyebabkan empat orang saudara-saudara kita meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Sigi," kata Presiden dalam tayangan video di YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin.

Kepala Negara mengatakan tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah-tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa.

BACA JUGA: Suami Banting Tulang Menabung, Istri Malah Bawa Kabur Uang dengan Selingkuhan, Teganya..

Presiden menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga korban.

Presiden telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku dan membongkar sampai ke akarnya.

BACA JUGA: Buka Calling Visa untuk Israel, Pemerintahan Jokowi Disebut Pengkhianat

Jokowi juga meminta Kapolri bersama Panglima TNI untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Sekali lagi saya tegaskan bahwa tidak ada tempat di tanah air kita ini bagi terorisme."

"Terakhir saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok tanah air agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan namun tetap waspada. Kita semua harus bersatu melawan terorisme," tegas Presiden. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler