Presiden Jokowi Minta Kembarannya di Hong Kong Promosikan Pariwisata Indonesia

Senin, 01 Mei 2017 – 19:19 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama patung lilin kembarannya di Madame Tussauds Museum Hong Kong. Foto: Kemenpar

jpnn.com, HONG KONG - Ada yang unik saat Presiden Joko Widodo mengunjungi Madame Tussauds Museum di Hong Kong, Senin (1/5). Presiden yang beken dengan panggilan Jokowi itu bertemu dengan ‘kembarannya’ dalam bentuk patung lilin.

Museum yang dirintis Marie Tussaud itu memang memajang patung lilin Presiden Jokowi. Patung lilin Jokowi itulah yang disambangi oleh Presiden Jokowi yang asli.

BACA JUGA: Investor Hong Kong Berkomitmen Tingkatkan Investasi di Indonesia

Keduanya sama-sama mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung. Maka pertemuan yang hanya beberapa menit itu pun menjadi amat berkesan.

Presiden Jokowi pun langsung menitipkan pesan kepada ‘kembarannya’ yang berdiri di depan latar bergambar Borobudur. Menurutnya, pajangan di Madame Tussauds Museum bagus untuk mendongkrak promosi pariwisata Indonesia.

BACA JUGA: Festival Pesona Batu Pinagut Bakal Diwarnai Pemecahan Rekor

"Saya kira ini bagus untuk promosi pariwisata kita. Setiap bulan nanti diganti background-nya dengan Bali, Danau Toba, Labuan Bajo, Raja Ampat, dan lainnya. Itu akan menjadi promosi yang bagus buat pariwisata Indonesia," kata Presiden RI Ketujuh itu di depan patung lilin "Presiden Jokowi."

Instruksi Presiden Jokowi yang seolah-olah dimention kepada “kembarannya” itu pun menjadi momen yang bagus. Dari sisi promosi dan marketing, "Presiden Jokowi" sedang memosisikan diri sebagai bintang iklan, alias endorser Wonderful Indonesia yang jika divalue, saat ini posisinya paling kuat.

BACA JUGA: Kemenpar Sosialisasi Kebijakan ke Jurnalis Joglosemar

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya merasa sangat beruntung dengan gagasan orisinal Presiden Jokowi itu. Menpar menilai Presiden Jokowi sebagai kepala negara dengan gaya marketing. Bahkan sampai soal patung lilin di Hong Kong pun dia arahkan menjadi alat promosi untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia.

Ada tiga catatan Menpar Arief Yahya terkait ide Presiden Jokowi dengan mempromosikan destinasi branding di background patung itu. Pertama, pergantian backdrop itu disesuaikan dengan Calender of Events (CoE) di destinasi utama di Indonesia terutama di tiga greater, yakni Bali, Jakarta dan Kepri. Lalu destinasi branding dan 10 prioritas atau 10 Bali Baru.

Kedua, background juga bisa menjadi pintu untuk mempromosikan investasi di 10 top destinasi prioritas yang sedang dikembangkan Kemenpar. Ke-10 Bali Baru yang membutuhkan investasi pariwisata itu antara lain Danau Toba, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kep Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jawa Timur, Mandalika NTB, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sulteng dan Morotai Maltara.

Ketiga, proses pergantian itu sendiri bisa diacarakan, bisa dibuat materi pross conference bersama, promosi bersama antara Madam Tussauds Museum dan Wonderful Indonesia. "Agar menjadi pusat perhatian publik, dibuat kreatifnya, didesain gimmick-nya, diramaikan di media, dan diviralkan di medsos," ujar Arief.

Tiga "jurus maut" itu bisa menggemakan pesan yang disampaikan Presiden Jokowi ke seluruh penjuru dunia. Dengan media digital, semua serbamungkin, lebih cepat, masif, punya efek lebih terasa dan bisa diukur melalui teknologi informasi.

Dia mengingatkan, 70 persen travellers sudah search and share dengan media digital dan medsos. Mereka tinggal membagi link sehingga jutaan warganet bisa memviralkan.

Karena itu, Arief meyakini sosok Presiden Jokowi merupakan endorser yang sangat kuat untuk pariwisata Indonesia. Pilihan Madame Tussauds Museum ke Presiden Jokowi pun tentu sudah melalui proses panjang dan bukan karena rekayasa.

Jaringan museum spesialis patung lilin itu pasti telah melakukan survei tentang popularitas, banyaknya fans, fenomenal, prestasi, engagement yang kuat dan dikagumi penduduk dunia.

"Survei mereka sudah pasti valid! Tidak mungkin dalam memutuskan pilihan tokoh yang dipatungkan itu tidak punya magnet dunia,” ulas Arief. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Manuver Tim Jupiter Pukau Penonton di Alun-alun Utara Jogjakarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler