Presiden Mengingatkan, Sandiaga Uno Jawab Begini

Jumat, 13 Mei 2022 – 00:01 WIB
Dokumentasi - Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi peringatan yang sebelumnya disampaikan Presiden Joko Widodo terhadap para menteri.

Presiden Joko Widodo dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna pada 9 Mei lalu mengatakan para menteri dan kepala lembaga harus betul-betul fokus bekerja pada tugasnya masing-masing, agar agenda prioritas dan strategis negara dapat dilakukan dengan baik.

BACA JUGA: Jadi Pembicara di AS, Sandiaga Uno Pastikan Ekonomi Bangkit Lewat Pariwisata

Pernyataan itu muncul karena diketahui setidaknya ada empat menteri yang didengung-dengungkan maju dalam Pemilihan Presiden 2024.

Keempatnya adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

BACA JUGA: Catat, Prabowo Takkan Tinggalkan Jokowi Meski Bersiap untuk Pilpres 2024

Menanggapi hal tersebut Sandi menegaskan jabatan menteri adalah hak prerogatif presiden.

"Jabatan menteri itu prerogatif presiden, tentunya presiden nanti yang akan menentukan jabatan menteri, dan beliau juga yang akan memastikan ini demi kepentingan nasional mana yang bisa memberikan dampak terbaik karena itu murni hak prerogatif presiden," ujar Sandiaga di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (12/5).

BACA JUGA: Pengamat Sebut Prabowo-Puan Berpeluang Diusung di Pilpres 2024, Nih Alasannya

Sandiaga kemudian menyatakan setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi tersebut.

"Saya super setuju, dan sekarang jadi klir sekali."

"Selama ini saya selalu menjelaskan bahwa fokusnya pada tugas dan fungsi, saya kebetulan ditugaskan di sektor paling berat terdampak pandemi, sektor pariwisata ekonomi kreatif."

"Dengan penjelasan itu jelas bahwa seluruh kegiatan dipusatkan pada kebangkitan ekonomi, pariwisata ekonomi kreatif," ucap Sandiaga.

Selain Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga meminta para menteri tidak meninggalkan pekerjaan masing-masing.

"Saya sepakat, ya, dan jelas sekali arahan presiden dan diperkuat dan digarisbawahi oleh Abah (Wapres) bahwa kami fokus pada tugas dan fungsi."

"Ini krusial karena Indonesia masuk pada periode kebangkitan."

"Jangan sampai akhirnya missed fokus dan tidak bisa bangkit. Ada 1,1 juta lapangan kerja di sektor ekonomi pariwisata yang menjadi tanggung jawab saya," katanya.

Terkait dengan kekhawatiran sejumlah pihak para menteri kabinet yang berminat mengikuti Pilpres 2024 akan menggunakan fasilitas kementerian dalam berkampanye, Sandiaga mengatakan para menteri menggunakan fasilitas selama sesuai dengan tugas dan fungsinya.

"Tentunya menjalankan amanah tugas yang telah diberikan kepada pejabat negara dan bagus kami diingatkan."

"Kalian semua yang mengawasi, masyarakat semua mengawasi, jadi kalau ada yang dirasakan tidak pas, tidak sewajarnya, bisa disampaikan kepada menteri bersangkutan."

"Masyarakat kan mengawasi banget, apalagi ada netizen, sekarang semuanya terbuka," kata Sandi.

Terkait kemungkinan menjadi cawapres atau bahkan capres pada Pilpres 2024, Sandiaga akan melakukan seperti pada saat pencalonannya pada Pilpres 2019.

"Saya pernah lead by example, ya, kalau teman-teman lihat waktu wagub (Jakarta), tidak ada ketentuan wakil gubernur mundur, saya mundur. Karena saya commit soal ini."

"Akan tetapi, saat ini, ini hak prerogatif presiden dan saya menjalankan fungsi dan tugas di Kemenprekraf sesuai dengan amanah dari presiden," kata Sandi.(Antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler