Prihatin Tawuran Remaja Marak Terjadi, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Singgung Hal Ini

Sabtu, 15 April 2023 – 14:36 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat alias Mbak Rerie mengaku prihatin tawuran marak terjadi saat Ramadan dan meminta semua pihak segera mengatasi kondisi tersebut hingga akar masalahnya. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengaku prihatin dengan terjadinya tawuran remaja di saat Ramadan.

Sepanjang Ramadan tahun ini sebanyak 367 remaja di Kota Depok, Jawa Barat ditangkap, karena tawuran.

BACA JUGA: Tawuran Remaja di Palembang, 1 Orang Mati Disiksa

Peristiwa yang sama juga terjadi di sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan Tangerang, Banten.

Dia pun meminta sejumlah pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kondisi tersebut hingga akar masalahnya.

BACA JUGA: Tawuran, Remaja Tewas Bersimbah Darah Kena Sabet Senjata Tajam

"Sejumlah pihak terkait harus mengambil langkah segera mengatasi kondisi tersebut hingga akar masalahnya," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/4).

Menurutnya, konsistensi pemerintah daerah mewujudkan kabupaten/kota ramah anak harus ditingkatkan agar proses pembangunan generasi muda dapat menghasilkan anak bangsa yang tangguh dan berkarakter kebangsaan yang kuat.

Lestari Moerdijat menilai sejumlah peristiwa tawuran itu terjadi lantaran ada beberapa faktor pendorong, antara lain pemenuhan hak sipil anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta perlindungan khusus bagi anak yang belum memadai.

"Upaya agar anak dan remaja di daerah mendapatkan hak-haknya dalam proses tumbuh berkembang mereka, menjadi tanggung jawab para pemangku kepentingan di setiap daerah," tegasnya.

Apalagi, kata Mbak Rerie yang akrab disapa, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan program KLA di Indonesia.

Program KLA adalah sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

"Maraknya sejumlah tawuran yang melibatkan remaja di sejumlah daerah harus menjadi alarm bagi para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah agar fokus dalam mewujudkan kabupaten/kota layak anak di setiap daerah di Indonesia," tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Menurut Rerie, upaya mewujudkan KLA di setiap daerah di Indonesia merupakan bagian penting dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tanah air. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler