Aftermarket

Prime Indonesia Optimistis Kuasai Pasar Damper di Malaysia

Sabtu, 01 Desember 2018 – 13:04 WIB
Ilustrasi damper mobil Prime bersama model di KLIMS 2018. Foto: ridha/JPNN.com

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Memanfaatkan Kuala Lumpur International Motor Show (KLIMS) 2018, pabrikan damper mobil asal Indonesia Prime memperkuat ekspansinya di Malaysia.

Prime sendiri sudah hadir di Malaysia sejak 2017 lalu. Melihat pasar yang terus bertumbuh mendorong Prime menguatkan jaringannya di tanah jiran tersebut.

BACA JUGA: Hadir di KLIMS 2018, Damper Prime Memulai Kiprah Mancanegara

"Prime sebenarnya sudah punya distributor di Malaysia mulai tahun lalu (2017), yakni Rhine Pro Setia Alam. Namun kan tahun pertama kita masih penjajakan, kini saatnya ekspansinya diperkuat," buka Marketing Director Prime Indonesia Rut Yuliana saat ditemui di KLIMS 2018, Malaysia, Jumat (30/11).

Kami berharap, lanjut Rut, melalui pameran otomotif ini Prime bisa lebih dikenal sekaligus upaya kita mencari dealer-dealer tambahan yang bisa menjangkau ke semua wilayah Malaysia.

"Dari hari pertama KLIMS 2018 (23 November-30 Desember), kita sudah dapat lima dealer yang siap jadi jaringan Prime," jelas Rut lagi.

Dari kelima calon dealer yang sudah tertarik, tambah Rut, semuanya tidak dalam satu wilayah berdekatan tapi sengaja kita pilih yang tersebar, meliputi Kota Kuala Lumpur, Selangor, Puchong dan Klang.

"Kami yakin pasar damper mobil Prime di Malaysia bisa tumbuh sejalan pertumbuhan penjualan mobil mereka juga bagus. Kemudian, sasaran kita kan pencinta modifikasi dan mobil bekas. Di Klang itu kan terkenal dengan pasar mobil bekasnya," kata Rut.

Soal target ekspansinya, Rut menjelaskan bahwa Prime tidak muluk-muluk mematok target. Utama ialah terus menambah dealer dahulu.

"Tahun lalu saja, distributor Malaysia pertama kita sudah membukukan impor damper Prime dari Indoenia sebanyak 1000 pcs. Ini bagi kami angka cukup besar, karena pasar domestik Indonesia sendiri pabrik kami di Bekasi kewalahan memenuhinya," tutup Rut. (mg8/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler