Produk AFC Diserang Buzzer, Hotman Paris: Hati-hati Bisa Kena UU ITE, Hentikan atau Masuk Penjara!

Senin, 18 Januari 2021 – 20:02 WIB
Hotman Paris Hutapea. Foto: Instagram/hotmanparishutapeaofficial

jpnn.com, JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris ikut berkomentar terkait fenomena penggunaan buzzer untuk menyerang kompetitor bisnis yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Hotman menjelaskan penggunaan buzzer untuk menjatuhkan citra kompetitor bisnis merupakan aksi pelanggaran hukum.

BACA JUGA: Soal Kartika Putri, dr Lee: Gila Hormat, Merasa Pengin Disembah, Kurang Ajar ini Namanya

Sebagaimana diketahui, penggunaan buzzer dalam dunia bisnis usaha marak terjadi belakangan ini, seperti yang dialami PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia).

Banyak buzzer yang secara aktif menyerang AFC Indonesia dengan tujuan untuk merusak nama baik produk AFC.

BACA JUGA: Arie Untung: Satu per satu Ulama Pergi, Jadi Ingat Tanda-tanda...

Strategi yang dilakukan para buzzer tersebut ialah dengan menyebarkan berita-berita negatif di media sosial terkait produk-produk AFC Indonesia supaya menjadi viral.

Karena itu pria yang karib disapa Bang Hotman ini meminta para pelaku usaha menghentikan cara-cara kotor tersebut dalam menjalankan usaha, apabila tidak ingin berurusan dengan hukum.

BACA JUGA: Sebut Nominal Jumlah Sumbangan, Nikita Mirzani Ogah Pusing Soal Urusan Pahala

"Bagi orang-orang yang suka fitnah terhadap produk ini (AFC Indonesia) hati-hati loh bisa kena Undang-Undang ITE. Hentikan itu atau masuk penjara," ujar Bang Hotman lewat akun Instagram miliknya.

Pria yang kerap berkunjung ke Kedai Kopi Johny ini menegaskan dirinya tidak terima apabila nama baik produk AFC Indonesia diserang oleh para buzzer. Terlebih, Bang Hotman mengatakan dirinya rutin mengonsumsi produk AFC Indonesia, khususnya SOP Subarashi.

"(Produk AFC) ini sangat berbobot dengan nutrisi tinggi, Hotman Paris bisa kerja 18 jam sehari dengan mengonsumsi SOP Subarashi," tegas Bang Hotman.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler