Promosikan Sail Sabang, Kemenpar Buka Rute Darwin-Ambon

Selasa, 11 April 2017 – 13:23 WIB
Arief Yahya. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di bawah komando Arief Yahya menunjuk Kota Sabang, Provinsi Aceh, sebagai tuan rumah  Sail Indonesia tahun 2017. Tittle-nya: Sail Sabang 2017.

Mengapa Aceh? Salah satunya karena Sabang sudah menjadi salah satu ikon wisata bahari nasional yang berpotensi menjadi pintu masuk wisman ke tanah air dari ujung barat utara Indonesia.

BACA JUGA: Presiden Singgung Magnet Wakatobi di Rapat Kabinet

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar RI, Dadang Rizki Ratman menjelaskan, pihaknya telah dan terus berkoordinasi dengan Pemkot Sabang untuk mengetahui perkembangan terkini terkait kesiapan pelaksanaan Sail Sabang 2017.

Aksesabilitas dan amenitas pendukung juga telah disiapkan seperti peningkatan pelayanan dermaga Ulee Lheue-Balohan dan Bandara Maimun Saleh. 

BACA JUGA: Good News! Akan Ada Direct Flight Singapura-Labuan Bajo

Hal yang juga membutuhkan perhatian adalah penambahan frekuensi kapal penyeberangan dan penerbangan dari dan ke Kota Sabang.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan Pemkot Sabang. Bahkan BPKS sudah berkoordinasi dengan pelaku wisata di Langkawi dan Phuket. Kami berharap dari sana akan banyak wisatawan yang hadir. Kami juga sudah siapkan Yacht Rally. Setidaknya ada sebelas kapal acth Ralrly yang akan hadir,” ungkap Dadang.

BACA JUGA: Bali Memang Pantas Mengalahkan London

Pelaksanaan Sail Sabang 2017 di Sabang akan digelar sejumlah atraksi. Di antaranya yacht rally, seminar dan pameran iptek memperingati 20 tahun Jambore Iptek Sabang, dan kapal pemuda nusantara.

Ada juga Pekan Kebudayaan Aceh, Parade dan Karnaval Sail Sabang, Work Parachute Championship, International Aerobatic Show, kedatangan Cruice Ship International, dan International Diving Competition.

Di tempat terpisah, Tim Kementrian Pariwisata pada Sabtu (8/4) berada di Darwin Australia untuk mempromosikan sail Sabang 2017.

Tidak hanya mensosialisasikan, Tim Kemenpar juga bertemu dengan para yachter untuk bisa menikmati kekayaan bahari Indonesia di Sabang.

Selain itu dalam acara sosialisasi atau promosi di Darwin ini, telah dibahas revitalisasi jalur Darwin-Ambon International Yacht Race, yang sudah dimulai  sejak tahun 1976 lalu.

Honorary Advisor Menpar Arief Yahya dan Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Indonesia Kementerian Pariwisata Indroyono Susilo menjelaskan, bahwa program revitalisasi jalur Darwin-Ambon rencananya ditingkatkan menjadi program nasional.

Hal itu  sebagai tindak lanjut kegitan pelayaran internasional Sail Banda pada tahun  2010.

“Program dua Sail yang sekarang ditangani Kemenpar akan menjadi Program Tahunan yaitu Sail Banda 2010 menjadi Darwin-Ambon International Yacht Race,” katanya.

Jalur Darwin-Ambon rencana dimulai  kembali pada Juli 2017, di mana jalur tersebut akan kembali melewati Laut Banda.

“Diharapkan Gubernur Maluku dan Walikota Ambon dapat menyambut kapal-kapal yacht ini. Serta Dinas pariwisata provinsi dan kota perlu ambil andil untuk memeriahkan event internasional ini, setelah Sail Banda 2010,lebih lanjut dengan adanya even ini, akan lebih meneguhkan posisi kepulauan Indonesia sebagai  ‘Surga Yacht Dunia’,” kata Indroyono.

Tidak hanya itu, Menpar Arief Yahya juga menjadikan Sail Karimata-Tanjung Pinang 2016 menjadi Kepri Gerbang Wisata Bahari Indonesia dan Kepri Marine Festival International Event.

"Banyak yang harus dibenahi di wisata bahari kita, potensi kita besar, performansinya masih belum sebanding dari potensinya," ujar Menpar Arief.

Dari 14 pilar di Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum 2017, daya saing pariwisata Indonesia naik dari posisi 50 ke 42 dunia.

"Perbaikan berbagai regulasi, infrastruktur di port dan marina, itu akan membuat daya saing kita akan lebih hebat," ujar Arief.

Arief juga menegaskan bahwa Kepri sebagai border area atau Daerah perbatasan (lintas batas) yang dekat dengan pasar Singapore.

Selain itu menetapkan Sail Karimata-Tanjung Pinang pada tahun 2016  yang menjadikanKepri sebagai gerbang wisata bahari Indonesia dan Kepri Marine Festival International Event. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wonderful Indonesia Raih Award Bergengsi di Jepang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler