PSS Sleman vs Semen Padang: Beban Menang di Tengah Keterbatasan

Sabtu, 25 Mei 2019 – 15:11 WIB
Para pemain PSS Sleman sedang berlatih di bawah arahan pelatih Seto Nurdiyantara. Foto: PSS Sleman

jpnn.com, SLEMAN - PSS Sleman dan Semen Padang menuai hasil berbeda pada laga perdana Liga 1 2019.

PSS meraih kemenangan 3-1 atas Arema FC, sedangkan Semen Padang keok 0-1 dari PSM Makassar.

BACA JUGA: Supriadi Berpeluang Bela Persebaya kontra PSIS Semarang

Lantas, bagaimana peluang kedua tim memetik kemenangan ketika bersua di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5) malam WIB?

BACA JUGA: Gara-Gara Suporter, PSS Sleman Disanksi PSSI

BACA JUGA: Pernyataan Resmi Jakmania soal Harga Mahal Tiket PSIS vs Persija

PSS tentu di atas angin. Namun, banyak masalah yang membuat PSS harus bekerja keras untuk meraih tiga angka.

Pertama, PSS  kemungkinan tampil pincang setelah bek Alfonso de la Cruz mengalami cedera. Bek asal Spanyol itu diragukan tampil pada laga malam ini.

BACA JUGA: Andik, Zulfiandi, Beto Gonzalves, Tidak Akan Dilepas ke Timnas?

“Kalaupun tampil, harus ada rekomendasi dari dokter,” kata pelatih PSS Seto Nurdintoro.

Bek pelapis, yakni Gufron Ramadhan juga dalam kondisi kurang fit. Itu artinya, lini belakang terancam keropos.

Selain itu, gelandang bertahan Dave Mustain dan winger Haris Tuharea juga diragukan tampil. Kondisi keduanya belum 100 persen.

“Kondisinya memang kurang bagus. Namun, mereka ikut dalam latihan. Saya akan lihat perkembangannya seperti apa,” tambah Seto.

Masalah PSS tak cukup sampai di situ. Saat terancam tampil pincang, suporter juga dipastikan tak akan memenuhi Stadion Maguwoharjo.

Itu karena tribun selatan harus steril dari penonton. Hukuman itu merupakan buntut kerusuhan dalam laga kontra Arema FC. Meski begitu, kapten PSS Bagus Nirwanto enggan mengeluh.

“Sebab, penonton tak hanya dari situ. Karena itu, kami harus tetap semangat meraih kemenangan,” terangnya.

Di sisi lain, tim tamu datang dengan skuat nyaris sempruna. Gelandang asal Argentina Jose Sardon dipastikan bisa turun.

Sebelumnya, pemain 30 tahun itu menepi kontra PSM Makassar akibat menderita cedera lutut kanan.

“Hadirnya Sardon ini membuat lini tengah kami makin solid,” terang Syafrianto Rusli, pelatih Semen Padang.

Dia juga sudah meminta anak asuhnya melupakan kekalahan atas PSM. Sebab, mereka ingin bangkit dengan meraih hasil maksimal kontra PSS.

“Kami juga sudah melakukan evaluasi kepada tim. Apa kelemahan yang harus diperbaiki saat lawan PSS. Tentunya target kami mencuri poin di kandang lawan,” tambah Rusli. (gus)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PSM Makassar Sukses Jinakkan Badak Lampung FC di Mattoangin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler