PSSI Pilih Berkiblat ke Spanyol, Ini Alasannya

Minggu, 08 Januari 2017 – 19:51 WIB
PSSI. Foto: dok jpnn

jpnn.com - jpnn.com - PSSI memiliki alasan tersendiri mempertimbangkan pelatih Timnas senior sekaligus U-23 dari Spanyol.

Menurut Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, pemilihan Luis Fernandez dan Luis Milla Aspas sebagai calon pelatih telah melalui rapat di jajaran Exco.

BACA JUGA: Ini Bocoran Ketum PSSI Soal Kandidat Pelatih Timnas

"Itu (pertimbangan memilih pelatih dari Spanyol) sekitar satu bulan yang lalu. Sampai akhirnya ada kandidat yang benar-benar berkualitas," kata Edy yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI tersebut.

Pertimbangan utama, bukan hanya soal harga atau kontrak mereka. PSSI juga melihat kualitas, produk yang dihasilkan, serta track record saat menangani sebuah tim.

BACA JUGA: Ini Alasan PSSI Mantap Gantikan Alfred Riedl

"Sebenarnya masing-masing pelatih itu memiliki kredibilitas sebagai pelatih yang pernah membawa klub-klub hebat berprestasi. Kami harapkan yang terpilih nanti bisa membawa timnas kita seperti skill-skill yang pernah mereka ciptakan," tegas dia.

Di sisi lain, alasan utama Edy dan PSSI memilih Spanyol sebagai pelabuhan untuk memilih nakhoda Timnas ke depan adalah kenginan kuat membangun kiblat baru sepak bola Indonesia.

BACA JUGA: Luis Fernandez Latih Timnas Indonesia, Cek di Sini

Kalau selama ini sudah pernah dilatih oleh pria asal Austria, Alfred Riedl dengan gaya khas mereka, maka kini diarahkan ke Spanyol.

"Kami sengaja arahkan ke Spanyol, karena kebetulan postur pemain kita hampir mirip dengan style Spanyol. Gaya main itu harus ada dan itu menjadi ciri khas Indonesia nantinya," papar Edy.

Pengumuman pelatih Timnas sendiri molor dari rencana awal dilakukan seiring dengan Kongres PSSI. Mereka menunggu sampai paling lambat satu pekan ke depan sebelum dipastikan siapa yang ditunjuk ootoritas sepak bola nasional tersebut. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bonek Gelar Doa Bersama demi Hak Persebaya


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler