PT Perikanan Indonesia Terus Genjot Hasil Produksi Nelayan

Selasa, 07 September 2021 – 02:33 WIB
Aktivitas nelayan dan petambak (Ilustrasi). Foto dok PT Perikanan Indonesia

jpnn.com, JAKARTA - PT Perikanan Indonesia (Persero) terus memberikan dukungan konkret kepada nelayan dan petambak dengan penyerapan ikan dan produksi bahan pakan ikan dan udang.

Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Fatah Setiawan Topobroto mengatakan perseroan berkomitmen menjadi solusi untuk kesejahteraan bangsa, dengan fokus utama menyejahterakan mitra nelayan dan petambak.

BACA JUGA: Heran dengan Sikap Saipul Jamil, Zaskia Mecca: Dari Kemarin mau Komentarin ini

Untuk mendukung nelayan dan petambak menjalankan bisnisnya, PT Perikanan Indonesia menggenjot produksi bahan pakan ikan dan udang di Pabrik Pakan di Sukamandi, Subang, Jawa Barat.

Hingga semester I/2021, total produksi pakan mencapai 727.320 kilogram.

BACA JUGA: 4 Cara Mudah Mengatasi Depresi, Silakan Dicoba!

Produksi ini terdiri dari pakan benih ikan tawar, pakan ikan mas, pakan ikan nila, pakan ikan lele, dan pakan udang.

“Kami akan dukung mitra petambak dan nelayan dengan mengembangkan kualitas dan kuantitas pakan ikan dan udang dengan Brand MUARA ini,” kata Fatah, Senin (6/9).

BACA JUGA: Lewat Cara ini LPEI Turut Percepat Vaksinasi Nasional

Selain pabrik pakan, PT Perikanan Indonesia juga konsisten meningkatkan serapan ikan nelayan dari Sabang sampai Merauke.

Hasli laut tangkapan nelayan yang diserap PT Perikanan Indonesia antara lain Cakalang, Baby Tuna, Deho, Cumi, Kerapu, Kakap, Silago, Manyung, Layang, Tongkol, Yellowfin dan masih banyak lagi.

Selain tangkapan nelayan, PT Perikanan Indonesia juga menggandeng mitra nelayan dan petambak untuk budidaya udang. Budidaya yang digarap yaitu udang, bandeng dan kakap. Produksi budidaya hingga semester I/2021 mencapai 15,38 ton.

Fatah menambahkan produk ikan yang diserap dari nelayan dan petambak selanjutnya akan dimanfaatkan untuk diolah di Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik PT Perikanan Indonesia.

Selanjutnya hasil pengolahannya dijual melalui market place secara online, kerja sama reseller dan bahan paket bantuan sosial. 

Selain itu, hasil tangkapan ikan juga disalurkan ke Badan Usaha Milik Desa yang bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta disalurkan ke Warung Tetangga yang bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Hasil serapan ikan nelayan juga dimanfaatkan untuk bahan baku industri dalam negeri, ekspor dan sebagian disimpan di 14 Cold Storage di seluruh Indonesia yang dikelola PT Perikanan Indonesia.(chi/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler