PT PJB Buka Peluang Kolaborasi dengan Perusahaan Abu Dhabi

Senin, 17 Juli 2017 – 14:14 WIB
MoU PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dengan Masdar, perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (17/7) yang disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno. Foto dok Humas PJB

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan produsen listrik PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Masdar, perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (17/7).

Perjanjian yang berfokus untuk membuka peluang kemitraan guna mewujudkan proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia ini, ditandatangani oleh Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara dan CEO Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi, serta disaksikan Menteri BUMN Rini M. Soemarno di tengah-tengah rangkaian kunjungan ke Timur Tengah.

BACA JUGA: Sejumlah Trafo di Babel Terendam Banjir, PLN Lakukan Penormalam Bertahap

Dengan adanya perjanjian ini, maka anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut akan bekerja sama dengan Masdar dalam mengidentifikasi peluang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi Indonesia pada 2025.

“Kami yakin kerja sama ini akan membawa keberhasilan bagi pengembangan dan implementasi proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia," ujar Direktur Utama PJB Iwan Agung Firstantara.

BACA JUGA: Bangka Belitung Dilanda Banjir, PLN Buat Posko Bantuan

Saat ini, PT PJB mengelola lebih dari 12 GW pembangkit listrik, mulai pembangkit listrik tenaga batu bara, gas alam, maupun tenaga air.

"PT PJB akan melakukan diversifikasi usaha ke pasar energi bersih untuk memenuhi target campuran energi terbarukan di Indonesia dan juga berkontribusi pada upaya mengurangi emisi karbon global," jelasnya.(chi/jpnn)

BACA JUGA: Bangka Belitung Dilanda Banjir, PLN Normalkan Aliran Listrik Secara Bertahap

BACA ARTIKEL LAINNYA... Belitung Kebanjiran, PLN Lakukan Pemadaman


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler