PT PP Gairahkan Ekonomi Lewat Kawasan Industri Batang

Senin, 10 Agustus 2020 – 19:40 WIB
PT PP. Ilustrasi/Foto dok JPNN.com

jpnn.com, BATANG - PT PP bersama dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN IX) telah menandatangani (MoU) pada akhir Juni lalu.

Saat ini, PT PP bersama KIW dan PTPN IX terus melakukan persiapan dengan berkolaborasi bersama untuk mempercepat terealisasinya proses pembangunan dan pengembangan Kawasan Industri Batang.

BACA JUGA: PT PP dan ITDC Bersinergi Jalin MoU Pembangunan Jalan Mandalika

PT PP berusaha untuk menarik minat investasi dari luar negeri dengan menata konsep bisnis dan desain yang komprehensif serta menarik, di mana hal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri para investor asing.

“PT PP bersama KIW, PTPN IX, BKPM, Kementerian BUMN dan pemangku kepentingan lainnya secara marathon melakukan rapat koordinasi untuk mempercepat realisasi pembangunan dan pengembangan Kawasan Industri Batang," ujar Direktur Utama PT PP Novel Arsyad.

BACA JUGA: Didampingi Kang Emil, Menhub Cek Progres Pembangunan Proyek Pelabuhan Patimban

PT PP kata Arsyad akan mengerjakan pembangunan jalan akses infrastruktur non-tol untuk mempermudah akses ke kawasan industri tersebut.

"Pembangunan Kawasan Industri Batang merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong penguatan sektor Industri di Indonesia. Untuk itu, PT PP selalu mendukung setiap program yang dicanangkan oleh pemerintah dalam meningkatkan geliat perekonomian Indonesia. Pemerintah turut memberikan fasilitas pendukung dalam pengembangan Kawasan Industri Batang melalui pembiayaan APBN,” tutur Arsyad.

BACA JUGA: PT PP Infrastruktur Tandatangani Fasilitas Pembiayaan Senilai Rp420 Miliar

Kawasan Industri Batang terletak di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki lahan untuk dikembangkan sekitar 4.300 hektar, di mana dalam tahap 1 ini akan dikembangkan lahan seluas 450 hektare.

Kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa akan mengusung konsep The Smart & Sustainable Industrial Estate.

Kawasan Industri Batang didapuk akan memiliki sederetan fasilitas yang lengkap nantinya, mulai dari sarana olahraga, command center, pemadam kebakaran, sarana peribadatan dan rumah sakit.

Selain itu, kawasan ini juga memiliki visi untuk mempromosikan ekonomi kreatif, industri, teknologi informasi serta ruang berinovasi bagi masyarakat. Kawasan Industri Batang direncanakan akan memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH), ruang interaksi dan ramah pejalan kaki.

Dengan dibukanya Kawasan Industri Batang maka akan memudahkan pergerakan logistik dimana dapat ditempuh dengan waktu 50 menit dari Kawasan industri menuju pelabuhan Tanjung Mas.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler