Puan Beber Pengalaman Dicekoki Jamu

Jumat, 16 Januari 2015 – 16:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani bersama para penjual jamu gendong di Kementerian Perindustrian, Jumat (16/1). Foto: Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan for JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani pagi tadi berada di tengah-tengah para penjual jamu gendong di kompleks kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan. Hal itu dilakukan Puan dalam rangka mempromosikan minum jamu setiap hari Jumat di kementerian-kementerian.

Puan menuturkan bahwa jamu bukan hal asing baginya. Ia lantas mencontohkan pengalamannya dipaksa minum jamu berupa kunyit asam dicampur madu sejak kecil. Dalam Bahasa Jawa ada istilah 'dicekoki' yang berarti dipaksa minum jamu atau ramuan tradisional tertentu. "Saya dipaksa, dicekoki ibu (Megawati, red) untuk minum jamu dari SD," tuturnya mengundang tawa.

BACA JUGA: Baku Tembak dengan Densus 88, DPO Teroris Tersungkur

Tapi, ternyata Puan merasakan manfaatnya. Karenanya, ia mengikuti jejak ibunya dengan memaksa anak-anaknya minum jamu pula.  "Saya cekoki juga (anak Puan, red),” ucapnya kembali mengundang tawa.

Menurutnya, jamu adalah aset nasional yang sangat potensial dan menjadi warisan turun-temurun yang menjadi bagian dari budaya bangsa. Karenanya, minum jamu bukan hanya untuk kesehatan tetapi juga menjaga warisan budaya. “Biar nggak diklaim negara lain,” kata Puan sembari tersenyum.

BACA JUGA: Regu Tembak Polri Siap Menembak Mati Saat Dini Hari

Hadir pula dalam kesempatan itu Menteri Perindustrian Saleh Husin selaku tuan rumah, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri. Acara serupa sebelumnya juga dilakukan Puan pada 19 Desember 2014 silam di Kementerian Perdagangan.

Puan menegaskan, dirinya akan keliling dari kementerian satu ke kementerian lainnya demi menggalakkan minum jamu di hari Jumat. Baginya, minum jamu merupakan bagian dari revolusi mental yang disuarakan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA: Hari Ini ‎Jokowi Periksa Gigi Lagi

Harapan Puan, seluruh kementerian/lembaga beserta para ahli dan para pemangku kepentingan lainnya terus mendorong upaya-upaya untuk mengembangkan produk jamu dengan brand Indonesia. “Agar seluruh kebutuhan obat dan bahan obat asli Indonesia menjadi primadona di negeri sendiri," cetusnya.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Kebanjiran Tamu di Istana Negara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler