Pujian Ara untuk Bamsoet & Hatta Taliwang di Turnamen Catur

Senin, 19 November 2018 – 12:36 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo (tengah) bersama Maruarar Sirait (paling kiri) dan M Misbakhun (paling kanan) pada acara turnamen catur Piala Hatta Taliwang di Jakarta, Minggu (18/11). Foto: istimewa for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Mantan legislator Partai Amanat Nasional (PAN) M Hatta Taliwang menggelar catur nonmaster, Minggu (18/11) malam. Turnamen itu untuk memperebutkan piala M Hatta Taliwang.

Turnamen catur yang diikuti 535 pecatur dari 25 provinsi itu menjadi ajang berkumpul bagi sejumlah politikus. Ada Ketua DPR Bambang Soesatyo, legislator muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait, anggota Fraksi Partai Golkar M Misbakhun, serta Hatta sebagai sang empunya acara.

BACA JUGA: Bamsoet Harap Industri Modifikasi Rangsang Perekonomian RI

Bambang yang juga politikus Golkar mengaku salut dengan tingginya antusiame para pecatur dari berbagai daerah yang mengikuti Piala Hatta Taliwang. Apalagi koleganya di pimpinan DPR ada yang menyandang status grandmaster catur, yakni Utut Adianto.

“Sebagai pimpinan DPR, saya berharap turnamen ini bisa menghasilkan grandmaster menyamai pecatur-pecatur yang sudah ada,” ujar Bamsoet -panggilan akrabnya- saat menyampaikan kata sambutan sebelum menyerahkan trofi dan hadiah.

BACA JUGA: Bambang Soesatyo Kepincut Ingin Pinang Ford Hot Road

Tapi, Bamsoet -panggilan kondangnya- tak sekadar kagum. Mantan ketua Komisi III DPR itu juga takjub.

Bamsoet bahkan membayangkan pertandingan catur seperti Piala Hatta Taliwang bisa digelar di DPR. Politikus yang juga pengusaha sukses itu pengin menggelar pertandingan serupa dengan peserta 1.000 orang di DPR.

BACA JUGA: Bamsoet Ingin DPR Kebut RUU Pemasyarakatan

“Kalau pertandingan catur seperti ini digelar di halaman gedung DPR dengan ribuan meja tentu dasyat dan luar biasa,” tegasnya.

Sedangkan Maruarar mengatakan, bukan kali ini saja Hatta Taliwang menggelar turnamen catur. Ara -panggilan akrab Maruarar- menilai Hatta memang sudah sangat melekat dengan catur secara profesional.

“Saya merasa bang Hatta ini bercatur degan hati dan profesional. Sudah lima kali  tidak pernah tidak tepat baik jumlah maupun acaranya,” kata Ara.

Ketua umum Taruna Merah Putih itu menegaskan, sikap kritis Hatta Taliwang terhadap pemerintahan juga tak mengurangi rasa persahabatan. Perbedaan politik di antara mereka bukanlah halangan untuk bersahabat.

“Saya kasih contoh,  Mas Bambang dan Bang Hatta serta Mas Misbahkun dan saya sering berbeda politik tapi bisa senyum dan tertawa-tawa bersama-sama. Inilah contoh-contoh yang baik,” kata Ara yang juga pembina di PB Percasi.

Ara juga memuji Bamsoet. Menurutnya, mantan wartawan yang kini menjadi politikus kondang itu tak pernah memilih dalam berteman dan tak mau terikat birokrasi dalam hal melayani masyarakat yang hendak beraudiensi.

“Saya doakan Mas Bambang bisa menjadi pemimpin di Indonesia. Saya sebagai sahabat harus respek walaupun kita beda partai. Tapi saya salut, Mas Bambang adalah pejuang demokrasi dan wakil rakyat yang sangat dicintai rakyat Indonesia,” katanya.

Ara pun siap mewujudkan keinginan Bamsoet menggelar turnamen catur besar-besaran di DPR. Putra politikus kondang Sabam Sirait itu mengaku sudah terbiasa menjadwalkan turnamen catur.

“Mau bikin kapan lagi, kita enggak boleh berhenti. Perjuangan tidak pernah berhenti. Walaupun jabatan biasa-biasa saja seperti kata Pak Misbahkun, kerja sedikit luar biasa,” ucap Ara yang langsung disambut aplaus para peserta turnamen.

Ara menambahkan, catur mengajarkan filosofi tentang menyatukan perbedaan. "Saya dengan Bang Hatta Taliwang sering berbeda dari sisi politik, tapi catur dapat mempererat silaturahmi,” ujarnya.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pujian Bang Ara untuk Kesantunan dan Ketegasan Pak Jokowi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler