Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2019

Senin, 27 Mei 2019 – 22:22 WIB
Pupuk Kaltim mendapat penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) kategori Social Empowerment, pada ajang The International CSR Summit (ICS) 2019. Foto dok Pupuk Kaltim

jpnn.com, JAKARTA - Pupuk Kaltim mendapat penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) kategori Social Empowerment, pada ajang The International CSR Summit (ICS) 2019.

Penghargaan tersebut diterima oleh Manager CSR Pupuk Kaltim Dwi Pudyasmoro, dari Former Quarter Master of General Indian Army Lt General Sudhir Sharma, didampingi President of Hoi Ping Ventures Hong Kong Alexandra Tracy, di Hilton Taipei Sinban Taiwan, (24/5) 

BACA JUGA: Libur Lebaran, Pupuk Indonesia Siapkan 1,32 Juta ton Stok Pupuk Subsidi 

Program Better Living in Malahing dinilai berhasil memberikan wajah baru masyarakat pesisir Bontang, yang kerap diasosiasikan sebagai masyarakat kumuh dan tertinggal.

Tak hanya peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan, berbagai program pemberdayaan serta perbaikan pola pikir masyarakat pesisir Malahing, menjadi salah satu faktor utama Pupuk Kaltim mendapat penghargaan. 

BACA JUGA: Ajak Anak Yatim Piatu, Pupuk Indonesia Kenalkan Urban Farming di Halal Park

“Pupuk Kaltim dinilai memiliki komitmen tinggi mengubah kehidupan masyarakat pesisir menjadi lebih baik, utamanya dari 5 aspek yang direalisasikan program Better Living in Malahing, di antaranya bidang ekonomi, lingkungan, pendidikan, kesehatan dan perbaikan infrastruktur,” ujar Dwi. 

Menurut Dwi, lima aspek tersebut dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan, sejak Better Living in Malahing digagas pada 2016.

BACA JUGA: Kuartal I 2019, Pupuk Indonesia Catatkan Penjualan Sebesar 2,95 Juta Ton

Diawali perbaikan infrastruktur dan pemukiman, hingga berkembang pada empat bidang lain dalam dua tahun. Gagasan tersebut berangkat dari keprihatinan Pupuk Kaltim melihat kondisi masyarakat Malahing yang kesulitan mendapat air bersih, hingga tidak adanya pasokan listrik yang memadai.

Segala keterbatasan secara tidak langsung mempengaruhi perilaku masyarakat, yang hidup seadanya dengan lingkungan kumuh serta berpotensi mencemari ekosistem laut.

“Itu awal munculnya gagasan Better Living in Malahing, sebagai program berkelanjutan yang fokus membina kawasan pesisir secara keseluruhan. Tak hanya lingkungan saja, perbaikan pola pikir dan pemberdayaan masyarakat masuk di dalamnya,” jelas Dwi.

Menjawab kebutuhan vital masyarakat Malahing, Pupuk Kaltim memberikan solusi penyediaan air bersih melalui teknologi Sand Filter, berupa inovasi penyaringan air hujan menjadi air bersih layak pakai. 

Hasil inovasi pun diuji coba di laboratorium Perusahaan, bahkan dinyatakan layak konsumsi. Begitu pun dengan ketersediaan pasokan listrik, Pupuk Kaltim memberikan solusi biodiesel dari minyak jelantah untuk bahan bakar genset, sebagai subtitusi pengganti solar. 

Hal ini melihat bantuan PLTS Komunal dari Pemerintah Kota Bontang, mengalami kerusakan dan butuh biaya perbaikan yang tak sedikit.

Penggunaan biodiesel mampu menekan biaya operasional genset dan memenuhi kebutuhan listrik warga Malahing, meski beroperasi mulai jam 17.00 – 24.00 Wita setiap hari.

Bahkan terobosan ini meminimalisir jumlah limbah yang dibuang ke laut, dari sisa olahan rumah tangga sehari-hari.

“Kini masyarakat Malahing sudah bisa menikmati air bersih dan listrik secara mandiri, tak lagi harus bolak balik ke darat (kota), hanya untuk mendapatkan air bersih,” lanjut Dwi.

Dari sisi kesehatan dan lingkungan, juga dilakukan berbagai pendampingan serta pembekalan. Malahing yang awalnya gersang, kini telah hijau, tertata dan lebih menarik.

Termasuk pemberdayaan, nelayan Malahing diberikan beragam pelatihan serta bantuan peralatan untuk mendorong produktivitas melaut, hingga tata cara budidaya sumberdaya kelautan yang kini juga diterapkan.

Ada juga pelatihan mengolah rumput laut menjadi aneka makanan dan minuman, serta inovasi replika olahan rumput laut seperti sabun, lulur dan masker. Produk olahan hasil pelatihan juga difasilitasi promosi pada pameran skala lokal maupun nasional.

Bahkan tak jarang hasil olahan dijadikan tanda mata bagi tamu Perusahaan yang berkunjung ke Malahing.

Baru-baru ini, Pupuk Kaltim juga membekali warga Malahing tata cara hidroponik dengan memanfaatkan area sekitar pemukiman untuk ditanami berbagai jenis sayuran, guna menekan biaya yang dikeluarkan, khususnya pemenuhan gizi makanan yang dikonsumsi.

Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) diinisiasi Enterprise Asia, organisasi non pemerintah (NGO) yang fokus mempromosikan daya saing dan pengembangan kewirausahaan berkelanjutan, sebagai upaya mengangkat status ekonomi masyarakat Asia.

Penghargaan AREA wujud apresiasi kepada perusahaan di Asia, yang dinilai memperjuangkan peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pupuk Indonesia Grup Sediakan 5.500 Kuota Mudik Bareng BUMN


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler