Putri KW Jalani Debut di Piala Sudirman, Begini Evaluasi PBSI

Rabu, 29 September 2021 – 22:05 WIB
Putri Kusuma Wardani. Foto: Badminton Indonesia

jpnn.com, VANTAA - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani melakukan debut di Piala Sudirman saat menghadapi wakil Denmark, Mia Blichfeldt.

Bertarung di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Rabu (29/9), Putri harus menyerah tiga gim 11-21, 21-16, 14-21 dari Blichfeldt.

BACA JUGA: Piala Sudirman 2021: Indonesia Juara Grup Usai Taklukkan Denmark

Usai laga, Putri mengaku sempat tegang saat melakoni pertandingan debut di ajang turnamen beregu campuran dunia itu. Namun, dukungan dari para senior yang hadir di sisi lapangan menjadi suntikan moral tersendiri baginya.

."Saya agak tegang juga saat di awal. Namun, dukungan dan support dari para senior yang menyemangati saya dari pinggir lapangan membuat saya lebih tenang dan bisa bermain lebih yakin," ujar Putri dalam rilis yang diterima jpnn.com dari PBSI.

BACA JUGA: Piala Sudirman: Indonesia Kecolongan Dua Kali Lawan Kanada, PBSI Merespons Begini

Pada gim kedua, Putri bermain lebih agresif dan mengurangi banyak kesalahan. Alhasil, perlahan dia mulai bangkit hingga mampu merebut kemenangan 21-16.

Sayang performa apik yang ditunjukan Putri tidak terlihat pada gim ketiga. Pebulu tangkis peringkat 136 dunia itu kehilangan fokus akibat beberapa kali terkena fault dari wasit.

BACA JUGA: PBSI Umumkan Skuad Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020, Cek di Sini

"Kena fault tadi membuat fokus saya goyah. Kehilangan dua angka di awal ini mempengaruhi penampilan saya di gim penentuan," tutur Putri.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky menjelaskan Putri sudah bermain baik di laga tadi. Namun, permasalahan kecil muncul saat dia mulai kehilangan konsistensi permainan.

"Tadi Putri cuma kurang konsisten. Ada ragu-ragu. Apalagi setelah kena fault ikut mempengaruhi penampilan selanjutnya di gim ketiga," ungkap Rionny.

Hal senada juga tercurah dari pelatih tunggal putri Herli Djaenudin yang menilai anak didiknya itu tidak bisa mempertahankan performa di gim kedua ketika berlaga di set ketiga.

Herli berharap Putri bisa mengambil banyak pelajaran usai bertanding di ajang Piala Sudirman.

"Kurang konsisten saja. Setelah unggul di gim kedua, Putri malah tidak bisa bermain baik lagi seperti ketika memenangi laga di gim kedua.”

"Semoga dia bisa belajar banyak dari pengalaman di Piala Sudirman. Kekalahan ini tentu harus menjadi pelajaran bagi Putri untuk berlatih lebih keras agar kelak bisa bersaing dengan pemain top dunia lain di laga-laga selanjutnya," kata Herli.

Meski belum mampu menyumbangkan poin untuk tim bulu tangkis Indonesia, Putri mengaku senang bisa tampil di Piala Sudirman karena bisa bertemu dengan pemain-pemain rangking atas yang lebih senior.  

"Dari pertandingan ini saya harus belajar banyak. Salah satunya, bagaimana menyemangati diri sendiri di tengah lapangan. Seperti idola saya, Carolina Marin. Mia tadi juga terus bersuara setiap dapat poin," ungkap Putri.

Indonesia sendiri berhasil kelar sebagai juara Grup C usai di laga tadi unggul 3-2 atas Denmark.(pbsi/mcr16/jpnn)


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler