Rahmad Mas’ud Mendadak Mundur dari Presiden Persiba Balikpapan

Senin, 08 April 2019 – 16:48 WIB
Presiden Persiba Balikpapan, Rahmad Mas’ud . Foto: kaltimpost/jpg

jpnn.com, BALIKPAPAN - Kabar mengejutkan datang dari Persiba Balikpapan, Minggu (7/4) sore. Presiden Persiba Balikpapan, Rahmad Mas’ud secara mendadak memutuskan mundur sebagai pengelola Beruang Madu.

Padahal, dia belum genap tiga bulan mengambil alih kendali klub berjuluk Beruang Madu, itu.

BACA JUGA: Seleksi Terbuka Tahap Pertama Sriwijaya FC Diikuti Ratusan Pemain Lokal

Rahmad pun mengembalikan Persiba ke Pemerintah Kota Balikpapan.

Kepastian itu disampaikan bagian legal manajemen lama Persiba Muhammad Muhdar setelah menggelar pertemuan dengan legal dan perwakilan manajemen baru Eddy.

BACA JUGA: Liga 2 2019: Dimas dan Andre Resmi Berkostum PSMS Medan

“Pak Rahmad sudah mengirim pesan WhatsApp, Pak Eddy (Dirut Persiba) juga sudah menelepon dan menyatakan mundur,” kata Muhdar, Minggu (7/4) sore.

Sementara itu, Rahmad Mas’ud menyebut tak kunjung selesainya proses alih kelola Beruang Madu dari manajemen lama ke manajemen baru jadi alasan utama dia mundur. Padahal sejauh ini Persiba sudah mendatangkan pemain dan pelatih sebagai bagian persiapan mengarungi Liga 2.

BACA JUGA: Kondisi Fisik Ronggo Masih Diragukan

Tak tanggung-tanggung, sejak Februari lalu skuat di bawah asuhan Salahudin sudah menggelar latihan dan menjajal kekuatan klub lokal. Bahkan, pemain sudah menerima uang muka dan dijanjikan bakal dikontrak dalam waktu dekat.

“Ada poin yang menurut kami tidak sesuai dengan kesepakatan awal,” kata Rahmad, Ahad (7/4).

Kesepakatan yang tidak sesuai adalah terkait pembayaran kewajiban oleh manajemen baru kepada manajemen lama. Hal ini juga yang membuat manajemen baru kesulitan mengontrak pemain yang telah diseleksi saat ini.

Dia menambahkan, selama mengurus Persiba dua bulan terakhir pihaknya sudah mengeluarkan anggaran sampai Rp 1 miliar untuk mendatangkan pemain, membiayai akomodasi dan membayar uang muka.

Namun Rahmad menyebut tak ingin menyoal anggaran yang sudah ia keluarkan tersebut lantaran melakukannya demi kemajuan sepak bola Balikpapan khususnya Persiba.

Bahkan ia sudah pasrah jika publik kemudian menyalahkan dirinya atas keputusan mundur ini. “Kalau memang manajemen baru mau disalahkan juga tidak masalah, silakan saja,” kata dia selepas menggelar pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan, Sekda Kota Balikpapan dan perwakilan manajemen lama. (*/hul/tom/k18)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yongki dan Juan Revi Diyakini Siap Berjuang untuk Sriwijaya FC


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler