Rasis ke Evra, Fans Liverpool Dilarang Masuk Stadion

Sabtu, 23 Juni 2012 – 17:47 WIB

SEORANG pendukung klub sepakbola Liverpool, Phil Gannon, Jumat (22/6) kemarin divonis bersalah karena melancarkan hinaan rasial kepada para fans dan pemain Manchester United kala tim kota pelabuhan itu menjamu Setan Merah di pertandingan Babak IV Piala FA di stadion Anfield, tanggal 28 Januari lalu. Pria 58 tahun itu tertangkap kamera saat memeragakan gerakan monyet yang diduga kuat dilakukannya untuk menghina bek kiri MU, Patrice Evra.

Pertandingan itu merupakan kali pertama kedua klub bertemu sejak penyerang Liverpool Luis Suarez disangsi delapan pekan karena serangan rasisnya terhadap Evra. Oleh sebuah pengadilan di Liverpool, Gannon dilarang meyaksikan pertandingan sepakbola secara langsung di stadion selama 4 tahun karena ulahnya tersebut.

Seorang saksi di dalam persidangan mengaku mendengar Gannon berkata kepada Evra dalam Bahasa Perancis: ‘Tu es petit noir homme merde’, yang artinya “Kamu Pria Hitam Sialan.’

Gannon yang berasal dari Kota Barmouth, Wales Utara disebut berulangkali meneriakkan cacian jorok terhadap para fans MU selama pertandingan berlangsung. Saksi lainnya mengatakan, Gannon  juga meneriakkan ‘Persetan Dengan Kalian Para Mutan’ ke arah penonton penyandang cacat yang duduk di area yang berdekatan dengan dirinya.
 
Sebagai pembelaan diri, Gannon yang berprofesi sebagai tukang kayu mengatakan kepada majelis hakim bahwa gerakan seperti monyet yang diperagakannya sebenarnya merupakan gerakan manusia purba.

Dia pun membantah dirinya merupakan seseorang yang rasis dan pernyataan ini juga diperkuat oleh keterangan sahabat-sahabatnya yang menjadi saksi meringankan untuk dirinya.

Segala bantahan yang dikeluarkan Gannon tetap tidak mampu melunakkan pendirian hakim yang akhirnya memvonis dirinya bersalah atas 2 dakwaan penghinaan. Dia pum diperintahkan membayar denda sebesar  £165, uang ganti rugi £15 dan biaya perkara sebesar £300.

Selain tidak boleh menantikan pertandingan sepakbola di Inggris dan Wales, Gannon juga tidak boleh mengujungi kota di Inggris dan Wales yang menjadi tempat pertandingan Liverpool selama periode 4 jam sebelum dan sesudah pertandingan.(dailymail/ara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Portugal Tanpa Postiga di Semifinal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler