Ratusan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus

Kamis, 16 Februari 2012 – 11:06 WIB

SUBANG-Sekitar 100 hektare lebih tanaman padi yang berada di desa Lengkong Jaya Kecamatan Pamanukan Subang diserang hama tikus. Selain  mengakibatkan tanaman padi yang baru berusia satu bulan habis di beberapa bagian juga membuat pusing para petani.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Lengkong Jaya adalah dengan melakukan gropyokan. Seperti  yang dilakukan para petani bersama dengan aparat desa yang dipimpin langsung Kepala Desa Lengkong Jaya Cucu Mulyana. Dengan dibantu anggota Koramil Pamanukan dan UPTD Pertanian Pamanukan melakukan gropyokan tikus di wilayah Kali Ciragem Blok Kaso Desa Lengkong Jaya.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu para petani di wilayah ini yang sedang diserang hama tikus. Pengalaman  kami, dengan di adakannya gropyokan tikus ini, sedikitnya dapat membantu para petani, dalam mengatasi permaslahan hama tikus ini,“ ujar Cucu Mulyana Kepala Desa Lengkong Jaya.

Cucu menambahkan, dalam gropyokan tikus kali ini berhasil didapatkan ratusan tikus yang selama ini menjadi musuh para petani. Sedangkan  alat yang dipergunakan dengan mempergunakan peralatan manual seperti cangkul dan kayu. Selain  itu juga dengan mempergunakan alat penyemprot nyamuk yang ujungnya telah diberi pipa agar bisa masuk ke dalam lubang tikus.

“Kebetulan areal persawahan di desa kami dilalui jaringan listrik saluran udara tegangan tinggi (Sutet). Di  bawah tower Sutet ini biasanya banyak tikus yang bersarang, karena masih belum diberi pondasi di sekelilingnya,“ tambah Cucu.

Dengan keadaan seperti itu, Cucu bersama dengan para petani di desanya berharap agar areal tanah di sekitar tiang sutet dapat dipondasi  dan juga diplester. Karena menurutnya di daerah yang lain seperti Pusakanagara, tanah atau areal di bawah tiang sutet sudah dipondasi dan diplester sehingga tidak menjadi sarang tikus.

“Kami berharap agar pihak yang berkompeten bisa memperhatikan keinginan kami ini. Karena  kalau di bawah tiang ini terus digali oleh para petani yang mencari sarang tikus, kami takut juga kalau tiang ini roboh,“ pungkas Cucu.(spr)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lagi, Gunung Gamalama Meletus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler