Ratusan Mak-Mak Pencinta Gemoy Magelang Joget Bareng di Rumah Opas

Senin, 22 Januari 2024 – 00:12 WIB
Acara Joget Gemoy bersama dan Deklarasi Gerakan Perempuan Tani Merdeka yang digelar pada Minggu (21/1/2024) mendapatkan sambutan yang luar biasa. Foto: source for jpnn

jpnn.com, MAGELANG - Acara Joget Gemoy bersama dan Deklarasi Gerakan Perempuan Tani Merdeka yang digelar pada Minggu (21/1/2024) mendapatkan sambutan yang luar biasa.

Meskipun sebelumnya diumumkan bahwa peserta sudah dibatasi, ternyata mereka tetap memaksakan diri untuk datang memeriahkan joget gemoy di Omah Opas, Mendut Kabupaten Magelang.

BACA JUGA: Elektabilitas Prabowo-Gibran Stagnan, Charta Politika Ungkap Pilpres Bakal 2 Putaran

Dewan Pembina Tani Merdeka Sudaryono berharap khususnya kepada para mak-mak agar turut serta membantu pergerakan Tani Merdeka.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Tani Merdeka Jawa Tengah Sri Hartini. Agenda Wis Wayahe mak-mak Obah juga dihadiri Wahyu Putranto SE MM perwakilan TKN Prabowo Gibran
untuk wilayah Jawa Tengah dan Dodi Andaris perwakilan dari DPP Tani Merdeka.

BACA JUGA: Debat Cawapres, Erick Thohir dan Kaesang Hadir di Barisan Pendukung Prabowo-Gibran

Peserta joget gemoy bersama yang mencapai 700 peserta yang terdaftar ini juga dihadiri dari kabupaten lain seperti Kabupaten Batang, Temanggung, dan Wonosobo.

Selain itu hadir juga perwakilan 21 kecamatan di Kabupaten Magelang yang sebelumnya telah disosialisasi oleh Sri Sumirat, ketua DPC Gerakan Perempuan Tani Merdeka (GPTM) ke desa desa di 37 titik kampung yang belum tersentuh oleh hiruk pikuk pilpres 2024.

BACA JUGA: Ganjar Sibuk Mencatat saat Mahfud Berdebat, Anies Sesekali Lihat Ponsel, Prabowo Mencamil

Sri Sumirat setelah menerima salinan SK dari Bu Sri Hartini menyampaikan bahwa hari ini, adalah semacam reuni dari puluhan pertemuan dengan ibu ibu / mak-mak kampung yang mata pencahariannya sebagai petani maupun buruh kasar di rumah.

"Mereka datang ke sini dengan gembira riya', meskipun hanya mendapatkan uang bensin sekedarnya dan makan seadannya, saya lihat mereka begitu gembira dan bahagia dengan acara senam gemoy bersama ini," kata Sri Sumirat menampakkan wajah kelegaannya.

"Kalau mak-mak sudah bergerak, saya yakin Prabowo Gibran akan menang satu putaran tidak hanya di kabupaten Magelang di di seluruh Indonesia," kata Sri Sumirat, bersemangat.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan ke media, Sri Sumirat menyampaikan kalau acara Joget Gemoy Bersama ini juga dibarengi dengan deklarasi Gerakan Perempuan Tani Merdeka dan sosialisasi program Prabowo Gibran.

Komandan Tempur Tani Merdeka Don Muzakir menyampaikan permohonan maafnya karena tidak bisa hadir bergabung bersama mak-mak.

Beliau berpesan yang juga disampaikan oleh Wahyu agar mak-mak harus solid dan kompak untuk ikut memenangkan Prabowo-Gibran menang satu putaran, karena yang namanya mak-mak kalau sudah turut campur pasti kelar.

Don Muzakir juga menyampaikan salam kepada seluruh mak-mak tetap menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan masing masing.

"Ada lima pilar penting dalam program Prabowo Gibran yang menyangkut persoalan perempuan, pertama tentang pemberdayaan perempuan, kesehatan keluarga, lingkungan hidup, kesetaraan gender dan pendidikan keluarga," katanya.

"Banyak orang yang gagal paham tentang bagi bagi susu dan makan siang gratis yang menjadi program Prabowo Gibran," kata Sri Sumirat.

Padahal bagi susu dan makan siang gratis bagi pelajar dan santri adalah salah satu upaya untuk mengurangi pelajar jajan di luar yang menyebabkan anak anak sekarang banyak yang terkena stunting atau gizi buruk.

"Jangan sampai anak-anak kita, jajan seenaknya di luar, sementara jajanan di luar belum tentu bisa dijamin kesehatannya," imbau Sri yang biasa dikenal dengan nama Cici.

Dalam acara joget gemoy bersama ini juga dihadiri Bu Hartini, dari ketua DPD Tani Merdeka Jateng, yang khusus menemui ibu ibu gerakan perempuan Tani Merdeka Kabupaten Magelang

Di samping acara joget gemoy berzama dengan doorprize dan hadiah seadanya, juga akan dimeriahkan oleh Mini Teater dan Kesenian tradisional Mini Kubro Siswo dari Ngluwar Magelang.
Bu Har dalam sambutannya meminta kepada ratusan emak emak yang hadir untuk terus bergerak memenangkan Prabowo Gibran satu putaran," katanya.

"Ibu ibu...sanggup kan untuk memenangkan Prabowo Gibran dan menjaga TPS di masing masing tempat tinggal sampeyan?!" Seru ibu hartini.

Dijawab oleh mak-mak yang hadir di situ dengan semangat sambil mengacungkan 2 jarinya, sebagai tanda nomor 2 dalam pilpres 2024 ini.(ray/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler