Rektor IAIN Ponorogo Serukan Pemilu Damai Tanpa Provokasi

Senin, 12 Februari 2024 – 20:55 WIB
Rektor IAIN Ponorogo, Prof Evi Muafiah. Foto: dok. pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Rektor IAIN Ponorogo, Prof Evi Muafiah mengajak masyarakat menjaga suasana Pemilu 2024 berlangsung damai.

Dia berharap pesta demokrasi lima tahunan ini tidak menjadi cikal bakal perpecahan di mastarakat.

BACA JUGA: Serukan Pemilu Damai, Aliansi Pemuda Bergerak Bersatu Turun ke Jalan

Prof. Evi menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi aksi saling serang antarpendukung pasangan calon (paslon) yang kian masif di media sosial.

"Sejatinya, masa tenang adalah masa di mana masyarakat bisa benar-benar menentukan calon pemimpin bangsa yang akan dicoblos," kata Evi Muafiah, dalam keterangannya, Senin (12/2).

BACA JUGA: Ribuan Perempuan Banyumas Berdoa Demi Pemilu Damai untuk Perubahan

Sebelumnya, masyarakat telah disuguhkan berbagai program, visi, dan misi masing-masing paslon melalui beragam kampanye dan debat di televisi.

Dia juga menyatakan bahwa seluruh elemen dan komponen masyarakat harus memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan pemilu damai.

BACA JUGA: Kapolres Inhu Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai 2024 Lewat Siaran Radio

Caranya, kata guru besar di bidang Pendidikan Islam itu, dengan membangun narasi positif baik saat berinteraksi di masyarakat maupun di sosial media.

"Jangan sampain tindakan yang kita lakukan justru makin memprovokasi kelompok masyarakat lain dan menyebabkan perpecahan," tuturnya.

Evi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan masa tenang dengan sebagik mungkin agar tidak salah memilih paslon yang saat ini berkontestasi.

"Pilih visi misi yang terbaik, fokus pada programnya dan hindari segala macam hinaan, cacian, hanya karena berbeda dalam pilihan," beber Evi. (jlo/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler