Remaja Dipenjara Karena Twitter

Rabu, 01 Agustus 2012 – 07:29 WIB

LONDON - Sembrono di jejaring sosial media ternyata bisa mengantarkan seseorang masuk penjara. Hal itulah yang terjadi pada seorang pemuda berusia 17 tahun setelah menghina anggota loncat indah Inggris Raya, Tom Daley dan Pete Waterfield di twitter.

Seperti diberitakan theguardian kemarin (31/7) polisi menangkap seorang pemuda di sebuah penginapan di Weymouth, Dorset sejam setelah Daley membalas alias retweet tulisan bocah tersebut.

Usut punya usut, pemuda tersebut melontarkan cacian setelah Daley dan Waterfield gagal menyumbangkan medali kepada Inggris Raya. Keduanya hanya mampu finis di posisi keempat dalam nomor 10 meter synchronised menara putra.

Secara personal, pemuda itu menyerang Daley yang baru saja kehilangan ayahnya tahun lalu karena kanker otak. "Anda membiarkan ayah down. Dan saya harap kamu mengetahuinya," begitu tulis pemuda tersebut.

Juru bicara kepolisian Dorset menyatakan dalam proses intrograsi, pemuda tersebut disebut kooperatif. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan polisi dijawabnya dengan lancar dan jelas. Pihak kepolisian Dorset sendiri belum memmutuskan akan berapa lama pemda itu dikenai hukuman kurungan.

Nah, sebelum bertanding Daley menulis dalam akunnya menulis bahwa ayahnya adalah inspirasinya untuk bertanding. Bahkan kalau mungkin meraih medali, medali itu didedikasikan untuk sang ayah.

Pemuda yang ditangkap itu sempat diwawancara oleh BBC. "Memenangi medali di arena Olimpiade adalah satu kebanggaan. Saya kecewa karena mereka gagal menyumbangkan sesuatu untuk Inggris Raya," tutur pemuda itu lirih.

Apa yang dikatakan pemuda tersebut mungkin adalah representasi kemarahan rakyat Inggris Raya kepada para atletnya. Bagaimana tidak, hingga kemarin Inggris masih tercecer dalam pengumpulan medali. Negeri Ratu Elizabeth itu baru mengemas satu medali perak dan dua medali perunggu hingga hari keempat Olimpiade. (dra)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Klub Tetap Tak Beri Izin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler