ASEAN Para Games 2017 Kuala Lumpur

Renang Beri Puluhan Medali untuk Indonesia

Rabu, 20 September 2017 – 23:46 WIB
Medali. ILUSTRASI. FOTO: Pixabay.com

jpnn.com, KUALA LUMPUR - Kuartet perenang Indonesia, Guntur, Jendi Pangabean, Musa Mandan, dan Suriansyah, mampu melawan keterbatasan di lintasan renang ASEAN Para Games IX/2017.

Mereka menyabet medali emas nomor estafet 4x100 meter gaya ganti putra kategori 34 Point. Keempatnya juga mampu memecahkan rekor ASEAN Para Games atas nama tim Indonesia pula di edisi sebelumanya. Keberhasilan mereka membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di National Aquatic Centre, Bukit Jalil Sports City, Rabu (20/9).

BACA JUGA: Tambah 27 Emas, Indonesia Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Perenang-perenang Indonesia berjuang dengan diawali oleh dengan gaya punggung 100 meter dari lintasan 4. Tanpa memiliki kaki kiri, dia mengayuh kencang. Dia meninggalkan lawan-lawannya dari Vietnam, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Myanmar, sehingga menyentuh garis finis lebih dulu.

"Saya juga pernah bertanding dengan manusia normal khusus gaya punggung dan saya menang," ujar Jendi.

BACA JUGA: Catur Sumbang Setengah Lusin Emas

Berdiri di papan lintasan 4, Guntur pun bersiap menyambut Jendi. Setelah Jendi menyentuh dinding pembatas, Guntur pun langsung melompat. Perenang kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 12 Oktober 1983 itu kehilangan tangan kirinya, namun ia tampak sempurna melakoni gaya dada dan melaju cepat meninggalkan lawannya hingga menyentuh dinding pembtas kedua.

Selanjutnya giliran Musa dengan kategori S10 atau berotot kecil (polio). Dia menyambut Guntur yang menyentuh garis di depan. Gaya kupu-kupu Musa dalam 100 meter membuat lawan makin menjauh di belakang, mengekor.

BACA JUGA: Hamdalah, Tenis Meja Beregu Sumbangkan Lima Emas

Atlet terakhir adalah Suriansyah. Dengan memiliki kaki yang lumpuh (kecil sebelah), dia berenang dengan melakukan gaya bebas. Dia pun tak terkejar oleh lawan-lawannya sekaligus memastikan tim estafet Indonesia 4x100 meter menyabet medali emas. Medali perak diambil kuartet Vietnam dan Filipina kebagian perunggu.

Kuartet ini mensempurnakan target 7 emas cabang renang pada hari ketiga ASEAN Para Games IX/2017. Sebelumnya, pada pagi hari jelang rehat, Indonesia meraih lima medali emas masing-masing dari Jendi Pangabean nomor 400m gaya bebas (S9), Marinus Melianus (100m gaya punggung/SB1), Muhammad Samsi (100m gaya bebas/SB14), Nor Aimah (100m putri gaya bebas/SB7), dan Syuci Indriani (100m putri gaya bebas /SB14).

Keseluruhan, tim renang Indonesia meraup 21 emas, 12 perak dan tujuh perunggu. Berdiri di puncak klasemen sementara, Tim Merah Putih unggul dari Vietnam yang koleksi 11 emas. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berharap Renang dan Atletik jadi Tambang Emas Bagi Indonesia


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler