Republik Islam Iran Tidak Terima Hizbullah Masuk Daftar Hitam

Jumat, 01 Mei 2020 – 17:18 WIB
Juru bicara Kemenlu Iran Abbas Mousavi. Foto: AFP

jpnn.com, TEHRAN - Kementerian Luar Negeri Iran pada mengecam keputusan pemerintah Jerman yang menyatakan kelompok Hizbullah sebagai organisasi teroris.

"Negara-negara tertentu di Eropa tampaknya mengadopsi sikap mereka tanpa mempertimbangkan kenyataan di wilayah Asia Barat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, melalui pernyataan, Jumat (1/5).

BACA JUGA: Presiden Iran Hubungi Pak Jokowi, Tawarkan Bantuan untuk RI Hadapi COVID

Memasukkan Hizbullah Lebanon ke daftar hitam pemerintah Jerman, kata Mousavi, hanya akan menguntungkan Amerika Serikat dan Israel.

Selain itu, keputusan tersebut tidak menghormati pemerintah dan negara Lebanon. Sebab Hizbullah merupakan bagian yang sah dan resmi dari pemerintah dan parlemen negara tersebut.

BACA JUGA: Teluk Memanas, Armada Laut Iran Dapat Lampu Hijau untuk Menyerang Kapal Amerika

Pada Kamis (30/4), Jerman mendaftarhitamkan Hizbullah dan melarang semua aktivitas kelompok itu di negara tersebut. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Inggris Tak Suka Iran Luncurkan Satelit Militer dengan Rudal Balistik


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler