Respons Jeje Slebew Soal Usulan Citayam Fashion Week Digelar Pas Car Free Day

Sabtu, 30 Juli 2022 – 19:41 WIB
Jeje Slebew di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7). Foto: Firda Junita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kreator konten Jasmine Laticia yang akrab disapa Jeje Slebew mengaku setuju dengan usulan Citayam Fashion Week (CFW) dilaksanakan di hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD).

Namun, Jeje berharap pemerintah bisa memenuhi satu syarat bahwa CFW tetap bisa menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak SCBD (Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok) menunjukkan dirinya.

BACA JUGA: Jeje Slebew Akhirnya Minta Maaf

"Jeje sendiri sih setuju dengan kebijakan pemerintah, tetapi semoga tidak menghambat kreativitas yang ada di antara teman-teman yang ada di Citayam Fashion Week," katanya dalam acara konferensi pers di kawasan Dukuh Atas, Sabtu.

Gadis berusia 16 tahun itu mengaku Citayam Fashion Week dan juga lingkungan Dukuh Atas merupakan rumah baginya untuk bisa berkarya dan mengekspresikan diri.

BACA JUGA: Beredar Video Jeje Slebew Mondar-mandir Sendirian, Manajemen Bilang Begini

Dia menyebut di ruang publik itulah ia bisa merasa diterima sepenuhnya sebagai seorang pribadi yang utuh.

"Jeje senang kalau ada yang datang ke CFW dan Dukuh Atas. Itu tempat Jeje bisa damai dengan hidup Jeje. Dukuh Atas juga menjadi tempat Jeje dari nol, dari Jeje belum punya apa-apa," katanya.

BACA JUGA: Video Mengamuknya Viral, Jeje Slebew: Sebenarnya Tujuan Jeje Itu

Dia berharap agar ruang publik ini bisa tetap ada dan tetap menjadi ruang bersama untuk masyarakat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ariza Patria sempat mengutarakan dukungannya agar Citayam Fashion Week bisa dilaksanakan ketika HBKB berlangsung setiap Minggu pagi.

Menurutnya dengan demikian para pengunjung yang setiap hari mengunjungi CFW nantinya bisa memiliki ruang lebih luas untuk melakukan peragaan busana.

"Kan kalau CFD dilaksanakan di hari Minggu pagi, itu bagus. Saya juga termasuk pernah mengusulkan," kata Ariza.

Citayam Fashion Week merupakan fenomena yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Acara ini secara positif dinilai menjadi ruang untuk anak-anak muda berekspresi menariknya mereka berasal dari luar kawasan Jakarta yaitu Citayam, Bojong Gede, dan Depok.

Namun di balik itu, CFW memiliki efek negatif karena tidak sedikit remaja-remaja muda itu yang menimbulkan ketidaknyamanan seperti tidur di trotoar, membuang sampah sembarangan, hingga menyebabkan kerumunan tanpa protokol kesehatan. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Roy Citayam dan Jeje Masih Berpacaran, Tetapi...


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler