Respons Politikus PDIP Darmadi Terkait Dirut Garuda di Pesawat yang Diduga Memuat Motor Harley

Selasa, 03 Desember 2019 – 23:40 WIB
anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Darmadi Durianto. Foto: Wikipedia.org

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto meminta publik untuk tidak terburu-buru menghakimi Dirut Garuda yang diduga naik pesawat yang baru dibeli dari Prancis dan memuat barang mewah berupa motor Harley Davidson. Pesawat tersebut berjenis Airbus dengan type A-330-900 seri Neo.

Menurut Darmadi, berdasarkan informasi dari instansi tepercaya yang didapatnya, apa yang ramai diberitakan di berbagai media massa terkait Dirut Garuda membawa motor Harley Davidson tidak seperti kenyataan yang sebenarnya.

BACA JUGA: BURT DPR RI Ajak Jaga Stabilitas Tanah Air

"Berdasarkan informasi dari Bea Cukai yang notabenenya lembaga yang mesti kita percaya, Bea Cukai dalam keterangan persnya yang saya dapat menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan dan memang semua sudah sesuai aturan kepabeanan. Saya kira seharusnya diklarifikasi dulu. Sekarang banyak fitnah karena sedang banyak direksi dan komisaris yang mau diganti,” tandas Politikus PDIP itu kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/11/2019).

Darmadi menduga kasus tersebut jadi ramai karena bisa jadi ada yang bermain di belakangnya.

BACA JUGA: Darmadi: Kaum Muda Tionghoa Jadi Garda Perubahan Bangsa

“Takutnya hanya ciptakan berita seolah-olah Dirut Garuda sekarang melanggar aturan sehingga berharap menteri BUMN mengganti Dirut Garuda," tandas anggota Baleg DPR RI itu.

Lebih lanjut, Darmadi menyarankan agar Menteri BUMN berhati-hati dan bijak dalam menyikapi berbagai isu di BUMN yang belum jelas validitas dan kesahihannya.

BACA JUGA: Ketua KY Serahkan 6 Calon Hakim Agung ke DPR RI

"Meminta menteri BUMN jangan terjebak dalam siasat yang dijalankan orang yang menginginkan Dirut Garuda diganti. Pak menteri mesti hati-hati dengan berbagai fitnah, hoaks yang kian berhembus kencang,” tegas Bendahara Megawati Institute itu.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler