Respons Rektor UNUSIA Tentang Kegiatan ‘Kemnaker Goes to Campus'

Rabu, 12 Februari 2020 – 22:05 WIB
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) H Mochammad Maksum Mahfoedz. Foto: Dok. Unusia

jpnn.com, JAKARTA - Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) H Mochammad Maksum Mahfoedz menyambut baik rencana Kementerian Ketenagakerjaan menggelar kegiatan pada Kamis (13/2). Kegiatan yang mengangkat tema “Kemnaker Goes to Campus” itu akan berlangsung di Kampus B Unusia, Parung, Bogor.

Maksum berharap melalui acara tersebut terjadi pertemuan dua kepentingan yang saling menguatkan yakni kepentingan kampus dan Kemnaker.

BACA JUGA: Beri Motivasi di Kampus UNUSIA, Menpora: Terus Berusaha, Jangan Pernah Menyerah

“Sebagai perjalanan pertama Ibu Menteri Goes to Campus, kami senang sekali. Kami menyambut baik acara tersebut baik atas nama PBNU maupun Rektor Unusia,” kata Maksum dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Maksum menuturkan dengan didatangkannya pihak Kemnaker yang akan berbicara tentang perkembangan dunia kerja dan juga dihadirkan pelaku-pelaku startup, akan membuat mahasiswa menjadi terinspirasi untuk melakukan hal-hal yang kreatif.

BACA JUGA: Cegah Korupsi, Kemnaker Gandeng KPK

“Kedatangan pelaku-pelaku startup itu akan memberikan inspirasi, inspiring yang luar biasa," ucapnya.

Dia tidak memungkiri bahwa dalam dunia kerja, perkembangan digital yang pesat di era revolusi industri 4.0 ini menjadi tantangan yang dihadapi semua universitas, termasuk Unusia.

BACA JUGA: Karolin Ikut Merespons Soal Polemik Pengisian Jabatan Plt. Dirjen Bimas Katolik

“Tentu universitas harus adaptif, berkomunikasi dengan dunia luar dan dunia kerja. Begitu juga dengan anak-anak didik kami yang menjadi potensi angkat kerja,” katanya.

Namun, Unusia disebutnya siap dalam menghadapi era digital ini. Pasalnya, selain kecerdasan, kreativitas, inovatif, dan kolaboratif yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja, Unusia telah membekali mahasiswanya dengan akhlak, seperto jujur dan amanah. Sehingga, kemajuan digital ini tidak akan membuat mahasiswanya kehilangan nilai-nilai penting itu.

"Jadi integritas, bisa dipercaya kalau bahasa kitanya siddiq dan amanah itu yang terpenting. Anak-anak didik kami punya modal nilai-nilai yang Islami," ucapnya.

Sebagai informasi, acara Kemnaker Goes to Campus akan diisi dengan berbagai kegiatan, yaitu Talkshow, Coaching Clinic Ketenagakerjaan yang meliputi bimbingan dan konseling terkait dunia kerja dan kewirausahaan, serta Pameran Produk Binaan Program dari Kemnaker.

Talkshow sendiri terbagi menjadi dua sesi. Pembicara pada talkshow sesi pertama akan diisi Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf, Plt Ditjen Binapenta & PKK Kemnaker RI Aris Wahyudi, dan Ketua Umum Idepreneurs Prianto Indra.

Sementara pada sesi kedua akan menghadirkan pelaku start up yakni Divanda Gita Desiani Founder dari Klei & Clay, Junjungan Rumapea Founder dari  samakita.co.id, dan Yuricho Billy dari Bersama Coop.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler