Review Samsung Galaxy S20 Ultra: Banyak yang Lebih!

Kamis, 21 Mei 2020 – 16:24 WIB
Samsung Galaxy S20 Ultra. Foto: ridho

jpnn.com, JAKARTA - Awal tahun ini, Samsung Indonesia menggebrak pasar ponsel flagship melalui Galaxy S20 Ultra.

Dari penamaannya saja, Samsung sudah membuat kejutan dengan penambahan kata "Ultra" yang menyimbolkan status top of the line Seri S. Ini jelas langkah baru.

BACA JUGA: Samsung Galaxy M21: Nonton Video Streaming Bisa Bertahan 29 Jam

Samsung berharap, Galaxy S20 Ultra mampu memuaskan dan mewujudkan penggemarnya akan pengalaman sebuah ponsel pintar yang selama ini menjadi impian.

Lantas sepadankah ponsel berbanderol Rp 20.999.000 besutan Samsung itu dengan apa yang ditawarkannya? Mari kita buktikan.

BACA JUGA: Merasa Panas, Perawat Perempuan Ini Tanggalkan Pakaiannya, Sontak Heboh!

Desain
Secara tampilan, Samsung Galaxy S20 Ultra tampak lebih sederhana dari apa yang kami pikirkan.

BACA JUGA: Review Samsung Galaxy Buds Plus: Asyik untuk Ragam Aktivitas

Desainnya tidak neko-neko, bodi Galaxy S20 Ultra terlihat tegas dan terkesan sedikit kaku. Sisi lengkung panel layar mulai dikurangi.

Memiliki lebar 76,0 mm, tinggi 166,9 mm, dan ketebalan 8,8 mm, masih cukup baik dalam genggaman. Bobotnya juga hanya 220 gram.

Sementara itu, material bodi berbalut kerangka aluminum dan cover kaca Gorilla Glass 6. Jika tangan mudah basah dan merasa licin, bisa memakai kondom yang sudah disediakan dalam paket standar.

Kemudian, kami mendapatkan pilihan warna Cosmic Grey yang dirasa tidak mudah terlihat kotor.

Bagian lain tak ada masalah. Transisi frame dan bagian depan serta belakang terasa halus di tangan.

Layar
Di sektor ini, benar-benar pengalaman baru. Dimensinya yang hampir setara tablet, yakni 6,9 inci berpadu bezel dan punch hole tipis. Puas!

Mengadopsi teknologi Dynamic AMOLED 2X dengan aspek rasio 20:9 dan kerapatan piksel 511 ppi, sehingga ketajaman warna maksimal dan memastikan kami tidak terganggu dengan cahaya dari luar, di mana kecerahannya hampir 900 nits.

Tampilan antarmuka One UI 2.1 berbasis Android 10, terbilang sudah cukup matang dan mudah. Meskipun layar besar, hampir seluruh tombol bisa diraih dengan satu tangan berkat tata letaknya praktis.

Fitur refresh rate tinggi, 120Hz dengan touch sampling rate 240Hz. Hasilnya, pergerakan konten di layar Galaxy S20 Ultra terlihat sangat mulus. Ada pilihan refresh rate 60Hz maupun 120Hz, sesuai selera.

Samsung memungkinkan Galaxy S20 Ultra menyeimbangkan tone warna tertentu. Saat menonton film juga terasa realistis bahkan konten HDR (High Dynamic Range) bisa dinikmati.

Fitur yang bisa dinikmati soal tampilan S20 Ultra, meliputi built-in screen recorder serta Edge shortcut juga tersedia. Multitasking gampang berkat pop-up view, selain split screen.

Sayangnya, S20 Ultra tidak dilengkapi dengan jack audio 3,5mm. Tapi tidak perlu takut soal suaranya, stereo dan seimbang.

Kamera
Samsung memang hanya membekali konfigurasi empat kamera belakang, tetapi Space Zoom 100X yang membuatnya jadi buah bibir, begitu pula sensor beresolusi 108MP. Sekelas kamera SLR.

Empat kamera belakang terbagi dalam, sensor utama beresolusi 108MP f/1.8 dengan dimensi 1/1.33 inci, 0.8um pixel size, focal length 26mm, PDAF, OIS serta OIS.

Sensor tersebut bisa digunakan untuk mengambil foto resolusi penuh, atau 12MP dengan teknologi nona-binning yang bermanfaat menghasilkan foto lebih terang dalam kondisi low-light, reduksi noise plus kemampuan HDR mumpuni.

Kemudian sensor ultra wide-angle 12MP f/2.2 dengan ukuran piksel besar 1.4um. Sensor telefoto 48MP F3.5 dilengkapi PDAF dan juga OIS. Sementara di bawah lampu kilat ada sensor ToF untuk efek bokeh.

Di sektor fotografi, Samsung tidak pelit membanjiri fitur pendukung, mulai dari pilihan mode pengambilan foto dan video yang berlimpah.

Terbaru ialah fitur single take mengandalkan kemampuan AI untuk membaca pergerakan objek di setiap momen selama 3-10 detik.

Hasilnya, ada video pendek, video ala efek Boomerang, foto dengan berbagai efek sampai time-lapse. Keren!

Fitur yang juga jadi ciri khas Galaxy S20 Ultra ialah Zoom 100X. Yang suka memotret hewan di alam liar, olahraga dan kegiatan outdoor, kemampuan kamera S20 Ultra sangat bermanfaat.

Hasil gambar jarak jauhnya pun tak perlu khawatir, karena Samsung menanamkan fitur focus peaking.

Sementara itu, soal video di Galaxy S20 Ultra bisa merekam hingga 4K 60fps bahkan 8K 24 fps.

Fitur Super Steady hadir untuk memudahkan saat pengambilan video dalam keadaan bergerak. Ini bersama fitur auto HDR plus focus tracking. Ketika video diperbesar, audio juga akan mengikuti tingkatan zoom secara otomatis.

Transisi atau perpindahan antar kamera selama perekaman juga terasa cukup halus.

Kamera depannya dilengkapi night mode, EIS dan bisa rekam video sampai 4K 60fps.

Performa
Untuk versi Indonesia, Samsung Galaxy S20 Ultra diotaki Exynos 990 fabrikasi 7nm, dengan arsitektur CPU octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M5 & 2×2.50 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) plus GPU Mali-G77 MP11.

Soal mau dipakai main gim atau menonton video, performa terbilang memuaskan. Termasuk kegiatan multitasking, pergerakannya di ponsel ini sangat mulus dan cepat.

Apalagi, sistem operasi One UI terbaru dan Android 10 memiliki kemampuan Quick Launch, yang memungkinkan menyimpan aplikasi untuk membukanya secara cepat tanpa jeda lama.

Apalagi berpadu ruang penyimpanan sangat lega. RAM 12GB dan ROM 128 GB yang bisa diperluas dengan microSD hingga 1TB.

Baterai
Samsung Galaxy S20 Ultra punya kapasitas baterai 5.000 mAh, agar bisa mengakomodir kinerja jaringan 5G, layar besar, plus fitur kamera melimpah.

Untuk penggunaan aktif, media sosial, foto, dan nonton video, tergolong masih awet dan ditinggal sampai tidur masih ada sisa sedikit.

Samsung menyertakan charger 45 watt juga mendukung wireless charging sampai 15 watt. Sembari mencoba earphone TWS, earbuds plus bisa dicas ke bodi S20 Ultra (balik cover) melalui fitur Wireless PowerShare. (mg8/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler