Revitalisasi Taman Sumenep, Anak Buah Anies Baswedan Korbankan 50 Pohon

Selasa, 11 Februari 2020 – 22:52 WIB
Suasana jogging track yang ada di Taman Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020). Foto: ANTARA/ Livia Kristianti

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat Mila Ananda menyebutkan 50 pohon harus direlokasi untuk menyelesaikan proyek revitalisasi Taman Sumenep. Menurut anak buah Gubernur Anies Baswedan itu, pengerjaan revitalisasi tersebut dimulai Oktober 2019 dan kini telah rampung.

"Di situ kan (Taman Sumenep) memang banyak pohon sebelumnya, jadi memang harus penjarangan agar tersedia ruang buat alat fitness, jogging track, pedestrian, agar aktivitas masyarakat bisa maksimal," kata Mila saat dihubungi ANTARA, Selasa (11/2).

BACA JUGA: Areal Monas Kembali Ditanami Pohon, Ruhut Sitompul Sindir Anies Baswedan

Pohon jenis Mahoni dan Tanjung merupakan jenis yang paling banyak direlokasi itu, membutuhkan waktu relokasi selama satu bulan sebelum pengerjaan revitalisasi Taman Sumenep.

Pohon- pohon itu saat ini berada di Kebun Bibit Sudin Kehutanan Jakarta Pusat terletak di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat dekat dengan fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

BACA JUGA: Pemprov DKI Berjanji Tanam 300 Pohon di Monas

"Relokasinya bertahap, perlahan-lahan karena diberi treatment dulu memastikan lahan. Kan sudah disurvei kira- kira pohon mana yang kena pekerjaan itu yang direlokasi," kata Mila.

Saat ini Taman Sumenep sudah dapat dinikmati oleh masyarakat terutama untuk fasilitas olahraga seperti alat fitnes dan 'jogging track'.

BACA JUGA: Anak Buah Anies Klaim Pohon Korban Revitalisasi Monas Hanya Dipindahkan

Ada juga fasilitas penyeberangan yang 'instagramable' yaitu jembatan gantung yang masih dalam tahapan pemeliharaan, sebentar lagi dapat digunakan oleh masyarakat untuk berswafoto dan tentunya menyeberang.

Diharapkan dengan adanya revitalisasi Taman Sumenep dapat mengubah citra yang sebelumnya dikenal sebagai tempat mangkal waria menjadi kawasan masyarakat ibu kota untuk beraktivitas. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler