Ribuan Sopir Angkot Turun ke Jalan, Ini Tuntutan Mereka

Kamis, 09 Maret 2017 – 15:59 WIB
Salah satu massa dalam demo sopir angkot di Gedung Sate memampangkan spanduk tuntunannya. Foto: Iman Herdiana/Pojokbandung

jpnn.com, BANDUNG - Ribuan sopir angkot se-Bandung Raya melakukan aksi demonstrasi untuk menyampaikan apsirasinya di Gedung Sate Kota Bandung, Kamis (9/3).

Dalam orasinya, mereka menolak keberadaan angkutan umum berbasis aplikasi online (uber, grab, dll).

BACA JUGA: Avanza Ringsek Diamuk Massa Anti-Ojek Online di Bandung

Keberadaan taksi online di wilayah Bandung dianggap telah menggerus pendapatan para pemilik maupun sopir angkot hingga 80 persen.

Dalam orasinya mereka menganggap keberadaan taksi online menimbulkan keresahan.

BACA JUGA: Angin Puting Beliung Rusak Belasan Rumah di Bandung

Mereka menuntut pembatalan atau mencabut Permendagri Nomor 32/2016 serta mendesak aparat penegak hukum untuk segera menertibkan angkutan umum berbasis aplikasi online yang mereka anggap ilegal.

Pantauan di lapangan, perwakilan sopir angkot melakukan orasi. Selain itu mereka tak lupa membawa sejumlah poster berisi tuntunan.

BACA JUGA: Begini Jurus Kang Emil Menata Wilayah Bantaran Sungai

Bahkan beberapa isi poster tersebut terbilang menggelitik, seperti salah satunya bertuliskan “gara-gara online aing jadi duda”.(ca/imn/men/pojokbandung)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kang Emil Ajak Warga Bandung Perangi Hoax


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler