Ricardo Tewas Bersimbah Darah Ditusuk Temannya di Warung Tuak

Kamis, 17 November 2022 – 10:15 WIB
Polisi melakukan olah TKP. Ilustrasi. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, PEMATANG SIANTAR - Seorang pria bernama Ricardo Sihotang (37) tewas bersimbah darah ditusuk temannya BS (36) di warung tuak, Kota Pematang Siantar, Sumut. 

Pelaku berinisial BS hingga kini masih dicari aparat kepolisian.

BACA JUGA: Pelaku Penusukan Bocah Perempuan di Cimahi Terancam Pidana Mati

"Korban tewas dengan luka di bagian dada dan mata," ujar Kasi Humas Polres Pematangsiantar AKP Rusdi Ahya

Rusdi menyebut peristiwa itu terjadi di sebuah warung tuak di Jalan Bahbirong Ujung, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Minggu (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB.

BACA JUGA: Tiga Siswi SD di Bekasi Jadi Korban Kebejatan Gurunya, Begini Ceritanya

Menurut Rusdi, pembunuhan itu berawal saat korban dan pelaku sedang berada di warung tuak tersebut. Selain keduanya, bos dari pelaku bernama Kliwon Sirait juga berada di situ.

"Posisi korban pada saat itu duduk berada di meja bagian tengah sedang meminum tuak dan bernyanyi karaoke. Pelaku juga berada di dalam kedai dengan posisi duduk pada meja sebelah kanan korban dan sedang minum tuak juga," ujar AKP Rusdi kepada sumut.jpnn.com, Selasa (15/11).

BACA JUGA: Buron Sejak Februari 2022, Kiagus Toni Akhirnya Ditangkap Tim Intelijen di Malang

Setelah itu, korban meminta Kliwon untuk bernyanyi, tetapi sambil mengejeknya. Hal itulah yang diduga membuat pelaku marah kepada korban.

Kemudian, sekitar pukul 19.30 WIB korban pergi dari kedai tuak itu menuju rumahnya. Namun, ternyata saat itu korban diikuti oleh pelaku.

Sekitar dua meter dari kedai tuak tersebut, pelaku langsung menusuk korban dengan menggunakan pisau yang telah disiapkannya.

"Pelaku menusuk korban yang mengenai dada sebelah kanan sebanyak satu kali. Kemudian menusuk mata korban sebelah kiri sebanyak satu kali dan menusuk paha sebelah kiri sebanyak satu kali," ujarnya.

Setelah korban tersungkur, pemilik kedai tuak lalu mendekati korban dan pelaku. Saat itu, pemilik warung tuak itu menanyakan alasan pelaku menusuk korban.

Saat itu, pelaku beralasan kesal karena korban mengejek Kliwon Sirait yang merupakan bos pelaku.

Seusai membunuh korban, pelaku langsung pergi melarikan diri. Sementara, korban dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani untuk mendapatkan pertolongan.

Namun, sayangnya korban menghembuskan napas terakhirnya.

"Korban tidak tertolong atau meninggal dunia," ujarnya.

AKP Rusdi Ahya menyebut pihaknya hingga saat ini masih memburu keberadaan pelaku.

"Kami masih mencari informasi tentang keberadaan pelaku untuk dilakukan penangkapan," pungkasnya.(mcr22/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler