Ridwan Kamil Pengin Berpasangan dengan Bima Arya

Selasa, 22 Agustus 2017 – 07:54 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Bogor Bima Arya dalam pembukaan Rakernas PAN di Bandung, Senin (21/8). Foto: Trimujoko Bayuaji/Jawa Pos

jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terang-terangan menyampaikan keinginannya berpasangan dengan Bima Arya Sugiarto di Pilgub Jabar 2018.

Kader PAN yang juga Wali Kota Bogor itu dinilai Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, cocok menjadi calon wakil gubernur mendampingi dirinya.

BACA JUGA: Golkar Bisa jadi Kunci Muluskan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Ajakan itu disampaikan Emil saat menghadiri pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) PAN di Hotel Grand Asrilia, Bandung, kemarin (21/8).

Emil menyatakan, kehadirannya sebagai tuan rumah memang tidak secara khusus bertujuan membahas isu pilkada Jabar.

BACA JUGA: Bima Arya Jadi Kecengan Kang Emil untuk Pilgub Jabar

Namun, jika bicara kader PAN yang layak maju, Emil menyebut nama Bima sebagai sosok pilihannya. ”Karena kadernya PAN ya Kang Bima kecengan saya,” kata Emil kepada wartawan.

Menurut Emil, sebagai sesama eksekutif di wilayah Jabar, dirinya kerap bertemu dengan Bima. Emil bahkan mengaku punya komunikasi intens dan satu visi dengan Bima.

BACA JUGA: Sebaiknya Golkar Tak Mengunci Diri dengan Paksakan Dedi Mulyadi Jadi Cagub Jabar

”(Kami) sering ketemu, nyambung. Terus bisa berpasangan. Saya kira akan luar biasa. Tapi, saya kira tetap ada koalisi,” ucapnya.

Emil menambahkan, komunikasi politik tentu harus dilakukan. Jika memang sampai saat ini belum ada titik temu, dia siap menjalin komunikasi.

Tidak hanya dengan pengurus wilayah Jabar, Emil juga berkomunikasi dengan DPP dan ketua umum partai.

”Misalnya, partai ada sepuluh, kalikan saja sepuluh, maka saya harus 30 kali lakukan komunikasi,” ujarnya.

Karena komunikasi masih berproses, Emil mengaku belum bisa memastikan hasil akhirnya. Termasuk dengan sejumlah partai yang sudah bersiap mengajukan nama calon lain, Emil menyebut belum berhenti melakukan komunikasi.

Sebagai contoh, Partai Golkar yang siap mengajukan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga masih membuka pintu terhadap sosok lain.

”Makanya, saya bilang, dalam politik, sebelum janur melengkung, tidak ada kepastian,” tuturnya. (bay/c9/fat)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Golkar Belum Tutup Pintu Buat Ridwan Kamil


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler