Riedl: Malam Ini Biarkan Kami Menikmati Kemenangan

Kamis, 08 Desember 2016 – 05:37 WIB
Stefano Lilipaly (kedua kanan) pemain tim nasional Indonesia melakukan selebrasi setelah pertandingan usai melawan tim nasional Vietnam pada babak semifinal Piala Suzuki 2016 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, kemarin (6/12). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

jpnn.com - HANOI – Timnas Indonesia telah menggenggam tiket ke babak final Piala AFF 2016, setelah berhasil menyingkirkan salah satu tim favorit juara, Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, tadi malam.

Ya, Indonesia lolos setelah unggul agregat 4-3 atas Vietnam setelah di putaran pertama, Boaz Solossa dan kawan-kawan unggul 2-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, 3 Desember lalu.

BACA JUGA: Alfredo Vera pun tak Kuasa Membendung Air Matanya

Dan, eforia kemenangan tersebut membuat pelatih Timnas Alfred Riedl belum mau berpikir tentang siapa yang akan menjadi lawan mereka di babak final nanti.

Padahal, di babak puncak itu, Indonesia hampir pasti melawan Thailand yang di leg pertama, berhasil membungkam tuan rumah Myanmar dengan skor 2-0, 4 Desember lalu.

BACA JUGA: Naga Mekes Tak Kuasa Bendung Kandidat Juara

"Kalian boleh memberikan pertanyaan terkait Thailand setelah besok. Malam ini, biarkan kami menikmati kemenangan ini," kata Riedl.

Meski begitu, pria berusia 67 tahun itu mengungkapkan bahwa, tidak akan ada jadwal libur bagi penggawanya setelah mereka tiba di Jakarta, hari ini.

BACA JUGA: Persija Benar-benar Ketiban Apes

Pertimbangannya, waktu persiapan mereka di leg pertama babak final sudah sangat mepet.

Rencanya, Timnas akan menjadi tuan rumah lebih di dulu untuk leg pertama babak final tersebut di Stadion Pakansari pada 14 Desember mendatang.

"Tidak ada lagi waktu untuk libur. Setelah dari Vietnam, semua pemain akan tetap bersama-sama sambil kami melihat waktu untuk menjalani latihan," jelasnya.

"Rencananya, pemusatan latihan kami masih tetap berlangsung di Bogor karena rencana perhelatan babak final berlangsung di sana," papar dia.

Senada dengan Riedl, Chief de Mission Timnas, Iwan Budianto memang membenarkan bahwa pertandingan babak final tersebut akan berlangsung di Stadion Pakansari.

Pilihan itu diambil, karena PSSI sudah mengeluarkan banyak biaya dan waktu untuk melakukan renovasi stadion dengan kapasitas 30 ribu orang itu.

"Dan, kalau kami harus memindah stadion, maka butuh waktu dan tenaga lagi untuk melakukan renovasi stadion," jelasnya.

"Kami sadar antusias masyarakat untuk menyaksikan pertandingan final sangat banyak. Tapi, kami juga harus mengambil sikap tegas. Karena, tidak ada satupun stadion di Indonesia yang bisa menampung antusias publik sepak bola masyarakat kita saat ini," papar Iwan.

Di sisi lain, kapten timnas, Boaz Solossa menyebutkan bahwa, langkah mereka untuk mencapai podium juara sudah di depan mata.

Bagi dia, keberhasilan menyingkirkan Vietnam di babak semifinal tersebut tidak lantas membuat pemain berpuas diri.

"Saya optimistis dengan tim ini. Kami harus bisa melaju hingga ke podium juara, meski Thailand yang harus menjadi lawan kami," kata Boaz. (ben)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Astagaaa...Melaju ke Final, Bus Timnas Dilempari Batu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler