Rolls Royce Landspeed Hadir di Indonesia, Bertabur 2.117 Bintang, Terbanyak yang Pernah Ada

Minggu, 27 Juni 2021 – 10:31 WIB
Rolls-Royce Landspeed Collection. Foto: Rolls-Royce

jpnn.com, JAKARTA - Dua koleksi sedan ultramewah terbaru dari Rolls-Royce Motor Cars akan segera melenggang di pasar Asia termasuk Indonesia.

Kedua model itu dinamani Landspeed Wraith dan Dawn Black Badge.

BACA JUGA: Rolls-Royce Boat Tail Dibanderol Lebih dari Rp 400 Miliar, Hanya 3 Unit di Dunia

"Koleksi yang mencakup Wraith dan Dawn Black Badge, merayakan seseorang dengan semangat kepeloporan yang tak kenal takut, yakni Kapten George Eyston, lulusan Universitas Cambridge, pembalap, penemu berbakat dan insinyur jenius. Dia adalah pahlawan sejati dari zaman upaya epik; tetapi dia dan Thunderbolt telah dilupakan selama lebih dari 80 tahun," kata CEO Rolls-Royce Motor Cars, Torsten Müller-Ötvös, melalui keterangan resminya, Minggu.

Sejarah itu diukir di tempat jam dasbor di samping nama 'Bonneville', sebagai penghormatan tempat rekor itu dibuat.

BACA JUGA: Warga Jakarta Diimbau Waspada pada Sore hingga Malam Hari

"Dengan Koleksi ini, kami telah menghidupkan kembali ingatan Eyston dan menceritakan kembali kisahnya yang luar biasa," kata Müller-Ötvös.

"Di seluruh Wraith dan Dawn Landspeed, klien akan menemukan banyak elemen desain yang halus dan detail yang mengingatkan dan memperingati pencapaiannya yang luar biasa, visi besar, dan keberaniannya yang luar biasa," imbuh dia.

BACA JUGA: Rolls-Royce Phantom Tempus Terinspirasi Albert Einstein, Hanya 20 Unit, Tetapi Maaf..

Dua koleksi mobil ini dihadirkan dalam balutan two-tone finish yang dibuat khusus, memadukan Black Diamond Metallic dengan warna Bespoke baru, Bonneville Blue.

Rona warna yang dikembangkan secara khusus ini menunjukkan makna khusus pada keduanya, dengan warna yang bertransisi di bawah sinar matahari dari biru muda ke perak, yang menggambarkan pantulan langit luas di atas Bonneville dan dataran garam yang jernih pada bodi aluminium Thunderbolt.

Detail gelap di tengah atas roda kemudi melalui garis tengah kursi pengemudi Landspeed Wraith dan Dawn yang terinspirasi oleh garis trek gelap di permukaan garam yang diikuti Eyston.

Ditambah dengan celah-celah kecil di Bonneville Salt Flats direproduksi dalam lapisan kayu dari fasia dan tutup konsol Landspeed Collection, lalu ada pula garis besar pegunungan Silver Island yang mendominasi cakrawala Bonneville yang terukir di 'waterfall’ atas antara set belakang Dawn Landspeed untuk merayakan visi George Eyston.

Wraith Landspeed – Starlight Headliner secara tepat menandai rasi bintang di atas Flats pada 16 September 1938 ketika rekor ketiga dan terakhir Eyston ditetapkan.

Menggunakan 2.117 'bintang' serat optik yang ditempatkan secara individual – jumlah terbesar dalam Rolls-Royce Wraith Starlight Headliner yang pernah ada.

Grosgrain menenun sutra dan warna yang serasi dengan pita medali kehormatan yang diberikan kepada Eyston atas prestasinya di pintu pengemudi Wraith dan Dawn Landspeed.

Selanjutnya, sandaran tangan empuk khusus di kedua sisi penumpang dan detail pita di bawah untuk kenyamanan ekstra seperti yang disukai Eyston.

Produksi mobil Landspeed Collection sangat terbatas hanya 25 unit Dawn dan 35 unit Wraith secara global, yang semuanya telah dialokasikan untuk pelanggan.

Model Dawn Landspeed sendiri telah dipesan untuk Indonesia, salah satu dari sedikit mobil di Asia Tenggara. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Faktor Pemicu Mitsubishi Xpander Ultimate Menjadi Buruan Konsumen


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler