Roman Abramovich Diminta Angkat Kaki dari Inggris, Nasib Chelsea di Ujung Tanduk?

Jumat, 25 Februari 2022 – 14:08 WIB
Pelatih Chelsea Thomas Tuchel (kiri) berbincang dengan pemilik klub Roman Abramovich seusai menjuarai Liga Champions 2020/21. Foto: ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Steele

jpnn.com, LONDON - Invasi yang dilakukan Rusia ke wilayah Ukraina berdampak luas ke segala bidang. Tidak terkecuali sepak bola.

Terkini, pemilik Chelsea asal Rusia, Roman Abramovich, diminta angkat kaki dari Inggris.

BACA JUGA: 3 Fakta Unik Seusai Barcelona Bantai Napoli, Adama Traore Ukir Rekor Fantastis

Melansir The Guardian, anggota Partai Buruh menyebutkan nama-nama yang sekiranya pantas mendapat sanksi akibat konflik Rusia-Ukraina. Sosok Abramovich termasuk di dalamnya.

Abramovich merupakan pengusaha minyak yang kabarnya memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

BACA JUGA: Bikin Haru, Ini Alasan Sandy Walsh Ngebet Bela Timnas Indonesia

Karena itu, anggota parlemen dari Partai Buruh, Chris Bryant, mendesak agar Abramovich segera meninggalkan tanah Inggris.

"Seharusnya Tuan Abramovic tidak lagi dapat memiliki tim sepak bola di negara ini (Inggris, red)."

BACA JUGA: Pelatih Shakhtar Donetsk Ungkap Suasana Mencekam di Ukraina, Ledakan Jadi Santapan Sehari-hari

"Kami harus melihat beberapa asetnya dan memastikan orang yang punya visa tingkat 1 seperti ini tidak terlibat dalam aktivitas di Inggris," ungkap Chris Bryant.

Abramovich sendiri sudah menjadi pemilik Chelsea sejak 2003 silam. Dia adalah orang di balik kesuksesan The Blues mendaratkan sejumlah bintang sepak bola kelas dunia.

Di bawah kendali Abramovich, Chelsea berhasil meraih dua trofi Liga Champions dan lima gelar Premier League.(mcr15/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler