RSUD Kekurangan Persediaan Masker N95

Minggu, 16 Februari 2020 – 07:30 WIB
Ilustrasi masyarakat memakai masker untuk mencegah tertular virus. Foto: Pojokpitu

jpnn.com, JOMBANG - RSUD Jombang telah menyiapkan ruang isolasi jika ditemukan kasus penyebaran virus corona.

Tim dokter dan paramedis telah disiapkan bahkan telah dilatih. Ruangan isolasi telah disiapkan oleh RSUD Jombang di paviliyun Dahlia, sisi utara rumah sakit.

BACA JUGA: Setiap Hari Ada Masker dari Belitung ke Tiongkok, Awas! Tidak Boleh Lebih Rp 2 Juta

Dalam ruangan itu telah disiapkan berbagai peralatan alat pelindung diri (APD). Mulai dari kacamata, pakaian, masker hingga sepatu.

Menurut dr Nasrulloh Kasi Keperawatan RSUD Jombang, ruangan isolasi diatur standar penanganan virus corona.

BACA JUGA: Ribuan WNI di Hong Kong Minta Bantuan Pengiriman Masker

Mulai dari pengaturan udara yang negatif, pintu masuk dan pintu keluar tim dokter maupun paramedis berbeda.

Alat penyaring udara dari bakteri dan virus, tempat mandi paramedis setelah menangani pasien serta aturan lainnya.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Angin Segar untuk Honorer K2? Kantong Plastik Rp 10 Ribu

"Ruangan isolasi yang disiapkan sudah sesuai standar penanganan. Mulai dari ruangan hingga alat pelindung diri sudah siap jika ditemukan kasus virus mematikan di Kota Jombang," kata dr Nasrulloh.

 

Hanya saja kini yang menjadi problem, stok masker di RSUD itu terbatas. Masker N95 yang standar belum dipasok lagi ke RSUD.

Direktur RSUD Jombang dr Puji Umbaran  mengakui kekurangan masker N95 tersebut.  Saat ini masker N95 yang reguler hanya ada sekitar 50 buah.

"Stok di penyuplai sedang kosong karena tingginya permintaan," kata Dokter Puji.

Pihak rumah sakit masih terus berusaha menyediakan jenis masker tersebut. Meski begitu, dia berharap tidak akan ada kasus virus corona di Jombang.

"Namun, jika ada, maka seluruh kebutuhan penanganan pasien saat ini telah tersedia. Masalah kekurangan masker sementara masih bisa diatasi dengan menggunakan masker yang biasa digunakan untuk penanganan TBC," pungkasnya. (pul/pojokpitu/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler