Ruko Tiga Lantai Terbakar, Dua Petugas Terluka

Selasa, 20 Maret 2012 – 00:48 WIB

SEBUAH rumah toko (Ruko) berlantai tiga di Jalan  Jatinegara Barat, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, hangus terbakar. Peristiwa pada dini hari itu diduga akibat konsleting listrik. Dua petugas pemadam terluka bakar saat bertugas dan harus dilarikan ke rumah sakit (RS) Premier.

Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan, ruko yang terbakar merupakan Toko Cadera yang sehari-hari berjualan mebel dan karpet permadani. Kebakaran disebutkan begitu dahsyat, karena di dalam toko milik Chandra, 50, tersebut memang banyak bahan-bahan yang mudah terbakar. Apalagi tiupan angin yang sangat kencang pada dinihari kemarin malah membuat api semakin berkobar.

Angin kencang juga membuat petugas kesulitan memadamkan api. Si jago merah baru berhasil dijinakkan petugas sekitar pukul 06.15 dari 13 unit mobil pemadam kebakaran.

Akibat kejadian itu, dua petugas terluka bakar pada saat memadamkan kobaran api. Masing-masing korban yakni, Renggo, 30, dan Yuyun Kuntoro, 30. Renggo harus dilarikan ke RS Premier Jatinegara, karena luka yang cukup parah sedangkan Yuyun hanya diobati oleh tim medis PMI di lokasi.

Lurah Kampungmelayu Bambang Pangestu mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui seorang petugas Kamra (Keamanan Rakyat). Petugas binaan Koramil Jatinegara tersebut langsung menghubungi kantor Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur.

Tiupan angin kencang juga menyebabkan sebuah toko kertas yang ada di sebelahnya turut terkena imbasnya. Gedungnya turut gosong karena kepulan asap hitam tebal yang tertiup angin. Beruntung toko kertas itu tidak sampai terbakar.

"Yang terbakar hanya satu ruko, hanya saja satu ruko di sebelahnya turut terkena imbasnya. Bangunannya gosong terkena kepulan asap tebal tapi tidak sampai terbakar. Saat kejadian seluruh ruko sepi, karena pemiliknya tidak tidur di dalam ruko," kata Bambang.

Kepala Seksi Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur Idris DN mengatakan, dugaan sementara kebakaran ini dipicu korsleting listrik. Disebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Hanya saja, dua anggotanya mengalami luka-luka terkena pecahan kaca saat berusaha memadamkan kobaran api. Anggota bernama Renggo, harus dilarikan ke RS Premier dan menjalani perawatan lantaran lukanya cukup serius. Dia sendiri juga harus dijahit tangannya karena lengan kanannya robek. Sedangkan Yuyun, hanya diobati oleh petugas PMI di lokasi kejadian.

"Dugaan sementara kebakaran ini akibat korsleting listrik. Namun untuk memastikannya lagi, menungggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri. Api baru berhasil dijinakkan petugas pukul 06.00. Jumlah kerugian materi belum dapat ditaksir mengingat saat ini masih penyelidikan petugas," katanya.

Akibat kejadian tersebut, jalur lambat di Jalan Jatinegara Barat, sempat ditutup petugas, agar tidak mengganggu. Jalan ditutup mulai dari kolong flyover Kampungmelayu hingga depan RS Hermina. Kendaraan hanya dibolehkan melintas di jalur cepat. Namun setelah proses pemadaman selesai, jalur lambat itu dibuka kembali.

Menurut Idris, setelah api padam pihaknya terus mengguyur bekas kebakaran untuk pendinginan sampai pukul 06.00. Tujuannya agar mencegah munculnya api kembali. "Jumlah kerugian materi belum dapat ditaksir mengingat saat ini masih penyelidikan petugas," katanya. (dni/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Operasi Pasar, Tekan Harga Beras


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler