Rumah Sakit Sanglah Siap Menangani Pasien yang Terjangkit Virus Corona

Jumat, 24 Januari 2020 – 09:35 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) berbincang dengan para dokter saat meninjau ruang radiologi di RSUP Sanglah Denpasar, Bali, Sabtu (28/12). Foto: Dok. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

jpnn.com, DENPASAR - Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar siap memberikan penanganan apabila ditemukan pasien yang terjangkit virus corona di Bali dengan menyiapkan dokter spesialis, tenaga kesehatan, lima ruang isolasi di Nusa Indah dan persiapan lainnya.

“Kalau Sanglah sebagai RS rujukan, jadi misalnya kalau ada pasien kan dirujuknya ya ke Sanglah. Kalau kami sudah siap dari segi tenaga medik, perawat, ruangan isolasi dan semuanya sudah siap,” kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah Dr dr I Ketut Sudartana usai dihubungi melalui telepon di Denpasar, Jumat (24/1).

Dia mengatakan RSUP Sanglah memiliki lima ruang isolasi untuk pasien yang diduga terjangkit coronavirus. Ruangan tersebut berada di ruang Nusa Indah.

Selain itu, kata dia tenaga kesehatan juga sudah disiapkan mulai dari dokter spesialis yang menangani penyakit dalam, dan penyakit pada orang dewasa dan anak-anak.


Ia menambahkan saat ini ada tiga pasien yang merupakan wisatawan asing dibawa ke RSUP Sanglah.

“Tiga pasien itu masih suspect belum pasti, untuk menjelaskan itu perlu pemeriksaan swipe dan sudah dikirim ke Jakarta belum ada hasilnya. Sementara kami rawat sebagai observasi dulu,” katanya.

Tiga pasien tersebut diantaranya satu orang dewasa asal Meksiko dan dua diantaranya anak - anak berusia sekitar 5 - 6 tahun yang berasal dari China.

“Satu pasien dari Meksiko ini memang sebelumnya dia dapat lama ada di China kemudian dia ke Filipina lalu ke Jakarta dan sejak seminggu lalu ada di Bali, dengan keluhan panas. Ada yang dirujuk dari RS BIMC dan ada juga yang datang sendiri ke Sanglah," jelasnya.

Ia mengimbau bagi wisatawan yang ada di Bali, apabila merasakan keluhan pada kesehatannya dianjurkan untuk segera mendatangi layanan - layanan kesehatan yang ada di Bali, mulai dari Puskesmas dan RS swasta.

Terkait dengan perkembangan dari ketiga kondisi pasien tersebut pihaknya mengatakannya bahwa kondisinya sudah mulai membaik dengan suhu sekitar 37 derajat celsius, dalam kondisi sadar dan tidak ditemukan masalah secara signifikan.

"Untuk pengobatan ya tentu kita sudah memberikan obat penurun panas untuk yang panas suhu tubuhnya dan juga obat batuk, sesuai dengan keluhan," ucap dr Sudartana.(Antara/jpnn)

BACA JUGA: Kelelawar atau Ular Biang Virus Corona?


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler