Sadis... Sepasang Calon Pengantin Dibunuh di Rumah Mempelai Pria

Minggu, 19 April 2015 – 22:16 WIB

jpnn.com - HUMBAHAS - Sepasang calon pengantin, Ojak P Purba (33) dan calon istrinya Ospi boru Simbolon (28), dibunuh dengan sadis di rumah calon mempelai pria. 

Kedua korban warga Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, yang sudah memasuki pertunangan atau acara adat martupol ini, ditemukan tidak bernyawa pada Minggu (19/4) dalam kamar rumah calon pengantin pria di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Dolok Sanggul, Humbahas. 

BACA JUGA: Abang Kandung Tewas dengan Perut Terburai Ditikam Sang Adik

Kejadian itu pertama kali diketahui adik korban, Marzuki Purba yang saat itu diminta ibunya untuk melihat abangnya (korban, red) di kamar, yang seharian tidak ada kabar. Ketika dilihat di dalam kamar, Marzuki sontak terkejut melihat abangnya dan calon kakak iparnya tewas dengan bersimbah darah. 

Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Hendro Sutarno, menerangkan sepasang calon pengantin itu dipastikan dibunuh dalam kamar. Motif pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan. 

BACA JUGA: Astaga... Bocah 8 Tahun Jambret Dompet Bu Guru

"Apa motif pembunuhan itu belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan belum bisa juga dipastikan apakah ada motif perampokan atau tidak. Di dalam kamar lokasi pembunuhan kami menemukan handphone kedua korban,” paparnya. 

Masih kata Hendro, cerita keluarga korban bahwa pertama kali melihat jasad korban bersimbah darah di dalam kamar adalah Marzuki adik korban yang baru pulang menonton bola sekira pukul 04.00 WIB.

BACA JUGA: Cerita Pria-Pria yang Pernah Seranjang dengan Tata Chubby (2/habis)

"Ibunya korban Boru Simamora meminta Marzuki melihat abangnya di kamar yang sudah seharian tidak ada kabar. Sementara ibunya yang sakit yang terbaring di kamar, makanya meminta bantuan adiknya korban,” tukasnya.

"Cek dulu di kamar abangmu. Karena tidak ada kudengar suara mereka. Apa mereka ada di dalam kamar,” ungkap Boru Simamora saat menyuruh Marzuki. 

Ketika melihat abangnya dan calon kakak iparnya tewas bersimbah darah, Marzuki teriak minta tolong. Dalam hitungan menit pun, warga ramai berbondong-bondong ke rumah berdinding papan itu. 

Sejak ditemukan tewas, jenazah pasangan ini yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dolok Sanggul. Usai divisum, kedua jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. 
Sementara itu, pihak Polres Humbahas saat ini telah mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya dua unit telepon seluler dan baju korban. 

"Hanya itu barang bukti yang masih kita temukan, sementara senjata tajam tidak ada di dalam rumah,” kata Kasat Reskrim.
Selain itu pihak Polres Humbahas juga sudah memeriksa lima orang saksi.

"Laporan visum belum kita terima. Namun untuk sementara korban perempuan mengalami luka di sekitar kepala dengan lima bekas tusukan, sementara korban pria mengalami dua luka tusuk,” tandasnya.

Di lokasi rumah duka, jeritan tangis dari keluarga pecah, mulai pihak laki-laki dan pihak perempuan. Warga setempat begitu terkejut dengan kabar sedih sekaligus menggemparkan itu.

Sementara itu, kedua pihak keluarga pasangan ini tidak dapat diminta keterangan karena masih syock atas kejadian tersebut. 
Sementara itu, rencana kedua jenazah itu dimakamkan belum diketahui. Demikian juga, pihak Gereja HKBP Pargodungan, ketika hendak diminta keterangan soal acara pemakaman, enggan memberikan keterangan.

Dari keterangan sejumlah warga di sekitar rumah korban menyebutkan bahwa malam itu suasana di lingkungan Jalan Sisingamangaraja Dolok Sanggul seperti tidak terjadi apa-apa. Bahkan tidak ada mendengar suara apapun dari rumah korban. 

“Memang rumah di sekitar ini masih terbuat dari kayu, namun kami tidak ada mendengar suara apapun,” ungkap salah satu warga bermarga Sihite.

Warga menyebutkan pada pagi hari sekitar pukul 04.00 WIB warga terkejut karena mendengar adanya teriakan dan tangisan. 
Setelah itu satu per satu warga berdatangan dan melihat kedua pasangan yang akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 2 Mei tersebut sudah tidak bernyawa.

"Kalau laki-laki masih sempat kita mendengar erangan kesakitan dengan nafas yang terpatah-patah. Namun calon istrinya memang sudah tidak bernyawa lagi,” papar warga lainnya. (cr-01/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cerita Pria-Pria yang Pernah Seranjang dengan Tata Chubby (1)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler