Sah, Hermanus Malo Dona Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum IKBS 2022-2026

Sabtu, 23 Juli 2022 – 16:32 WIB
Hermanus Malo Dona (kanan) terpilih sebagai ketua umum Insan Keluarga Besar Sumba (IKBS) periode 2022-2026. Sebelumnya Gustaf Tamo Mbapa selaku ketua sidang Mubeslub sekaligus Plt Ketum IKBS menyerahkan palu sidang kepada ketua terpilih IKBS yang berlangsung di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7). Foto: Friederich Batari/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Hermanus Malo Dona resmi terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Insan Keluarga Besar Sumba (IKBS) periode 2022-2026. 

Aktivis yang berprofesi sebagai pengajar atau guru ini ditetapkan menjadi ketua umum terpilih dalam Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) organisasi itu saat Sidang Mubeslub dipimpin Ketua Sidang sekaligus Ketua Plt Ketum IKBS Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf) di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2022).

BACA JUGA: Saat Membuka Mubeslub IKBS, Gustaf Ajak Warga Sumba Mengawal 3 Isu Penting

"Ketum (IKBS) ini bukan kesukaan saya, tetapi sebuah kerinduan dan kesempatan untuk melayani. Dengan semangat kebersaman dan dukungan semuanya, dan dengan segala keterbatasan dan kelebihan, saya berani menerima kepercayaan sebagai Ketum IKBS,” ujar Herman Dona.

Seusai menerima mandat dari Mubeslub IKBS, Herman menyampaikan terima kasih atas dukungan peserta Mubeslub IKBS dan para senior IKBS.

BACA JUGA: Gustaf Tamo Mbapa Resmi Ditetapkan Jadi Plt Ketua Umum IKBS

Berdasarkan Angaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga IKBS, ketua umum terpilih memiliki hak prerogatif untuk menyusun komposisi kepengurusan paling lambat 30 hari sejak ditetapkan.

Namun, Herman langsung mengumumkan nama sekretaris umum dan bendahara umum untuk bersamanya selama empat tahun ke depan.

BACA JUGA: IKBS Deklarasikan Perjuangan Provinsi Sumba

Adapun sekretaris umum IKBS dipercayakan kepada Celestino Reda dan ibu Popa Kadiwano sebagai bendahara umum.

Selanjutnya, untuk pengurus lainnya akan diumumkan dalam waktu dekat ini. 

Jalannya Persidangan

Sebelum menetapkan ketum terpilih IKBS, Gustaf selaku ketua Sidang Mubeslub terlebih dahulu memastikan peserta memenuhi kuorum atau tidak.

Setelah peserta kuorum, Gustaf kemudian meminta persetujuan peserta Mubeslub tentang agenda dan peraturan tata tertib Mubeslub.

Selanjutnya, saat memasuki agenda pemilihan ketua umum IKBS, Gustaf memanggil dua calon yang telah ditetapkan terlebih dahulu pada saat Mubes III IKBS di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Kedua calon itu adalah Hermanus Malo Dona dan Rudi Kabunang. Namun, pada saat pemanggilan nama calon, hanya Herman Dona yang hadir.

“Berdasarkan peraturan tata tertib, berhubung hanya satu calon, maka dengan ini menetapkan Hermanus Malo Dona sebagai ketua umum terpilih IKBS periode 2022-2022,” kata Gustaf.

“Apakah penetapan Saudara Hermanus Malo Dona sebagai ketua umum terpilih IKBS Periode 2022-20026 dapat disetujui?” tanya Gustaf dan langsung dijawab kompak, “Setuju” oleh peserta Mubeslub. 

Tiga Isu Penting

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Insan Keluarga Besar Sumba (IKBS) Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf) meminta anggota IKBS untuk mengawal dan memperjuangkan tiga isu atau persoalan penting yang masih menyimuti masyarakat di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketiga isu tersebut, yaitu persoalan kemiskinan, stunting atau kurang gizi, dan korupsi.

“Ketiga isu ini harus menjadi perhatian serius dari seluruh warga IKBS,” kata Gustaf saapan Agustinus Tamo Mbapa saat membuka Mubeslub IKBS di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7).

Gustaf juga mengusulkan kepada pemerintah untuk mendirikan sebuah universitas negeri di Pulau Sumba.

Selain itu, Gustaf mengajak seluruh anggota IKBS untuk bersama-sama memperjuangkan pembentukan Provinsi Sumba.

“Pembentukan Provinsi Sumba merupakan keniscayaan demi Sumba yang makin gemilang,” ucap Gustaf.

Untuk memperjuangkan berbagai aspirasi tersebut, menurut Gustaf, IKBS harus memiliki kadernya di DPR RI.

“Kalau punya kader IKBS di DPR RI, tentu akan lebih mudah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah Sumba,” ujar Gustaf.

Alumnus Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia itu juga mengajak seluruh warga Sumba di wilayah Jabodetabek termasuk Banten dan Jawa Barat bergotong royong atau bekerja sama.

“Kita harus membudayakan robbo (bahasa Kodi, Sumba Barat Daya, NTT yang artinya bergotong royong),” ujar Gustaf.

Gustaf kemudian meneriakkan pekikan “Robbo, Robbo, dan Robbo" diikuti peserta Mubeslub.

Setelah acara pembukaan Mubeslub, Gustaf melanjutkan memimpin rangkaian agenda. Acara dimulai dengan pembacaan dan pengesahan susunan agenda Mubeslub, peraturan tata tertib, dan pemilihan ketua Umum DPP IKBS Periode 2022-2026.

Sesuai hasil Mubes III IKBS telah ditetapkan dua kandidat Ketua Umum yang akan dipilih pada Mubeslub kali ini, yaitu Hermanus Malo Dona dan Rudi Kabunang.

Sebelumnya, Plt Ketua Umum membentuk Panitia Pengarah untuk mempersiapkan materi persidangan di Mubeslub.

Panitia Pengarah Mubeslub terdiri dari Yos Bili selaku ketua bersama anggota, yaitu Gerardus Maliti, Ibu Popa Kadiwano, Tenny Umbu Hamadoku, Samuel Lobo, dan Friederich Batari.

Sementara Ketua Panitia Mubeslub adalah Celestino Reda dibantu anggota panitia di antaranya Emanuel Dapa Loka, Pendeta Rostiana Zogara, Oscar Umbu Siwa, Fredy Datom, Ibu Rini Bato, dan Alfredo Bombo.

Pelaksanaan Mubeslub IKBS diawali dengan doa bersama dipimpin Pendeta Martin Praing dan dlanjutkan renungan dibawakan oleh Romo Richard SS.CC. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian agenda sidang  Mubeslub.

Acara ini juga dimeriahkan dengan sejumlah tarian asal Sumba.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler